BI Sempurnakan PADG Kode Etik Pasar

Dokumentasi Jeihan Kahfi/SWA

BI melakukan penyempurnaan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) yang mengatur mengenai pelaksanaan sertifikasi tresuri dan penerapan kode etik pasar melalui penerbitan PADG No. 21/21/PADG/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 19/5/PADG/2017 tentang Pelaksanaan Sertifikasi Tresuri dan Penerapan Kode Etik Pasar.

Penyempurnaan atas PADG dilakukan untuk mendorong penguatan kredibilitas
pasar keuangan melalui peningkatan kompetensi dan integritas pelaku pasar
dengan penerapan kewajiban sertifikasi tresuri dan kode etik pasar. Penguatan ini
diwujudkan melalui penyempurnaan prosedur internal pelaku pasar terkait kode
etik pasar dengan mengadopsi international
best practice
terkait pencegahan persaingan usaha yang tidak sehat yang
diterbitkan oleh Global Foreign Exchange Committee (GFXC).

Substansi pengaturan dalam batang tubuh perubahan PADG Nomor 19/5/PADG/2017 tentang Pelaksanaan Sertifikasi Tresuri dan Penerapan
Kode Etik Pasar meliputi penambahan pedoman direksi dan pegawai dari pelaku
pasar yaitu terkait pencegahan persaingan usaha tidak sehat, untuk direksi dan pegawai dari pelaku pasar yang
berdasarkan prinsip konvensional dan prinsip syariah.

Penambahan pengaturan penyampaian prosedur
internal untuk memastikan direksi dan pegawai dari pelaku pasar memahami Kode
Etik Pasar kepada Bank Indonesia paling lambat tanggal 14 April 2020. Kemudian penyesuaian
atas penjelasan mengenai cakupan prosedur internal mengenai penerapan Kode Etik
Pasar, penambahan
pengaturan penyampaian pernyataan telah memahami dan menerapkan kode etik pasar
dari pelaku pasar untuk dipublikasikan pada laman resmi Bank Indonesia, dan penambahan
pengaturan penyampaian laporan kepemilikan sertifikat tresuri oleh pelaku pasar
paling lambat tanggal 14 April 2020 dalam hal direksi dan pegawai dari pelaku pasar.

Penambahan
pengaturan tersebut berdasarkan prinsip konvensional yang bertanggung jawab
dan/atau melaksanakan aktivitas tresuri berupa penjualan produk di pasar uang
dan pasar valuta asing beserta derivatifnya (sales) dan berdasarkan
prinsip syariah yang bertanggung jawab dan/atau melaksanakan aktivitas tresuri, belum
memenuhi ketentuan mengenai kepemilikan sertifikat per tanggal 13 April 2020.

"Substansi selanjutnya yaitu penambahan pengaturan penyampaian laporan melalui sistem pelaporan online Bank Indonesia, penyesuaian mengenai laporan daftar direksi dan pegawai serta kepemilikan sertifikat tresuri, serta penambahan substansi mengenai contoh surat pernyataan komitmen terhadap kode etik pasar," jelas Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)