Biznet Bangun Jaringan Kabel Serat Optik 18 Ribu Km | SWA.co.id

Biznet Bangun Jaringan Kabel Serat Optik 18 Ribu Km

PT Supra Primatama Nusantara (Biznet) pada 2016 telah menyelesaikan pembangunan jaringan kabel serat optik sepanjang 4 ribu km. Angka itu menambah jumlah total jaringan kabel serat optik Biznet menjadi sepanjang 18 ribu km dari sebelumnya 14 ribu km tahun 2015. Tahun ini, perusahaan berencana membangun 4-5 ribu km jaringan kabel serat optik, sehingga panjang total jaringan fiber optik perusahaan ini di akhir tahun 2017 bakal mencapai 22-23 ribu km.

Adi Kusma, Presdir Biznet Networks

Adi Kusma, Presdir Biznet Networks

Pengembangan jaringan di tahun ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa lantaran populasi penduduknya yang tinggi dibanding kawasan lainnya. Namun, daerah lainnya tak ditinggalkan Biznet. Contohnya, Biznet di tahun 2016 menyelesaikan jangkauan layanannya yang bisa diakses konsumen di seluruh titik di Pulau Bali. Sementara tahun 2017, menurut Adi Kusma, pendiri sekaligus Presdir Biznet, perusahaan ini akan meningkatkan cakupan jaringan Internet ke kota kecil dan menengah (kota tier 2 dan tier 3) untuk memenuhi kebutuhan Internet. “Tujuan kami membangun jaringan di kota tier 2 dan tier 3 adalah membuka pasar baru. Kompetitor belum bermain di kota-kota ini,” ujar Adi.

Untuk memuluskan berbagai target bisnis tahun ini, Biznet menganggarkan belanja modal sekitar US$ 100 juta. Belanja modal itu berasal dari kas internal dan pinjaman. Penggunaannya untuk menggenjot pembangunan infrastruktur. Menurut Adi, pengembangan infrastruktur jaringan kabel acap kali menemui kendala teknis. Contohnya, “Kabel terputus karena terbentur dengan proyek infrastruktur yang dikerjakan pihak lain,” tutur alumni S-1 Jurusan Industrial and Manufacturing Engineering Oregon State University, Amerika Serikat ini. Agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang, Adi kerap menginstruksikan pegawainya untuk memantau proyek pembangunan infrastruktur yang melalui jalur jaringan kabel fiber optik milik Biznet.

Jaringan kabel fiber optik Biznet telah menjangkau Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Batam dan Singapura. Biznet menawarkan layanan Biznet Home yang merupakan layanan Internet untuk segmen keluarga dengan beberapa paket layanan mulai dari 25 Mbps dengan harga Rp 240 ribu per bulan. Sementara Biznet Metronet menyasar segmen UKM dan perusahaan rintisan. Layanan ini menawarkan kecepatan Internet 25 Mbps yang tarif berlangganannya Rp 800 ribu per bulan. “Tahun 2016 pertumbuhan bisnis kami mencapai rata-rata 30%-40%. Tahun ini kami targetkan dengan angka yang sama, karena jaringan yang telah kami bangun akan memberikan hasil yang memuaskan,” tutur Adi yang mendirikan Biznet pada 2000.

Tahun lalu, Biznet sudah melayani 350 ribu pelanggan sambungan Internet rumah (home passed). Adi berharap pengembangan infrastruktur Internet yang dikerjakan tahun ini bakal menggaet 100 ribu pelanggan baru home passed.

Editor : Bernadeta Pintarti
Journalist : Vicky Rachman

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Investasi US$ 3 juta, Xiaomi Akhirnya Diproduksi di Indonesia

Menyadari besarnya potensi pasar Indonesia, Xiaomi mulai memproduksi ponsel pintarnya untuk pasar Indonesia per Januari tahun ini. Ini menegaskan komitmen...

Close