Tingkat Kepercayaan Konsumen Indonesia Turun

MasterCard Worldwide Index of Consumer Confiedence mencatat adanya penurunan kepercayaan konsumen di Indonesia pada semester pertama 2012. Penurunan yang terjadi sebesar 18,7 poin dari 76,1 indeks poin.

Semester ini survei MasterCard Worldwide Index of Consumer Confidence menunjukkan penurunan tingkat kepercayaan konsumen Indonesia ke titik 57,4 indeks poin atau netral positif. Skor indeks ditentukan dengan nol untuk tingkat paling pesimistis, 100 paling optimistis dan 50 untuk netral.

Di Indonesia, tingkat kepercayaan konsumen dalam bidang ekonomi turun dari 74,9 menjadi 33,3 indeks poin dengan tingkat angkatan kerja menurun dari 70,6 menjadi 40,8 indeks poin.

Sementara optimsme di Indonesia menurun, kepercayaan konsumen Asia Pasifik justru meningkat. Hong Kong yang turun 38,7 Indeks Poin pada indeks sebelumnya, semester ini justru meningkat 21,9 Indeks Poin. Ini merupakan kenaikan terbesar di kawasan Asia Pasifik. Kenaikan terbesar diikuti Korea Selatan 21,4 indeks poin kemudian Malaysia naik 17,1 indeks poin dan Selandia Baru naik 15,3 indeks poin.

Konsumen di kawasan Asia Pasifik yang tetap mempunyai rasa optimis paling besar adalah India 82,1 indeks poin dan Cina 77,4 indeks poin. Optimisme terbesar selanjutnya justru berasal dari dua negara Asia Tenggara yaitu Vietnam dan Thailand. Optimisme pasar di kedua negara tersebut adalah 77,2 dan 75,8 indeks poin.

Indeks yang didasarkan survei terhadap 11.376 responden usia 18-64 tahun ini menempatkan Jepang, Taiwan, dan Australia sebagai negara dengan optimisme rendah. Negeri Sakura tercatat memiliki rasa optimis terendah dengan 23,6 indeks  poin diikuti Taiwan 25,7  indeks poin. Sementara itu Australia sedikit lebih baik meski masih di kisaran pesimis yaitu 39,2 indeks poin.

"Analisa terbaru mengenai tingkat kepercayaan konsumen di Asia PAsifik mencerminkan adanya peningkatan dari berbagai hal yang memperngaruhi pasar di kawasan ini," kata Dr Yuwa Hedrick-Wong, Global Economic Advisor MasterCard Worldwide.

Menurut Wong, yang paling memengaruhi pasar di kawasan tersebut adalah lingkungan global yang terus melemah dan penuh ketidakpastian terutama di Eropa. Faktor pengaruh kedua adalah perlambatan ekonomi di Cina. Selain itu kekuatan pasar domestik dalam menopang pertumbuhan dengan adanya permintaan dalam negeri juga mempengaruhi pasar Asia Pasifik.

MasterCard Worldwide Index of Consumer Confidence berdasarkan survei di 25 negara Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika. Ini merupakan survei ke 39 mengenai tingkat kepercayaan konsumen yang dilakukan sejak tahun 1993.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)