CEO Pegadaian: Banyak Tantangan yang Kami Hadapi

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto (Foto: ist)

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto menyampaikan ada banyak tantangan yang dihadapi Pegadaian saat ini terutama di masa pandemi. Seperti banyak institusi keuangan lain, Pegadaian juga ikut terdampak, terlebih karena mayoritas nasabah Pegadaian adalah masyarakat menengah ke bawah.

“Pada prinsipnya, masyarakat akan menggadaikan barangnya jika ada kemampuan untuk membayar kewajiban baik bunga maupun pokok di Pegadaian. Saat pandemi ini, banyak masyarakat kehilangan pendapatan sehingga tidak mempunyai kemampuan tersebut. hal ini menyebabkan masyarakat banyak menebus barang gadaiannya untuk kemudian dijual di toko emas dengan harapan masih ada selisih cash lebih yang didapatkan,” jelas Kuswiyoto.

Kedua, persaingan perusahaan gadai semakin tinggi. Kuswiyoto menyebut, saat ini ada lebih dari 90 perusahaan gadai swasta. Bank-bank syariah pun diizinkan untuk membuat produk gadai.

Oleh karena itu, Pegadaian melakukan sejumlah upaya untuk menghadapi perubahan-perubahan ini. Diantaranya  mengedepankan kesehatan dan keselamatan pekerja. Hal ini, menurut Kuswiyoto, sangat penting terlebih karena lebih dari 90% karyawan Pegadaian adalah frontliner.

“Kami tetap memberikan hak-hak secara utuh dan memberikan reward untuk penyemangat dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman,” tuturnya.

Pegadaian juga terus memperkuat produk dan layanan digitalnya terutama yang ditujukan bagi nasabah milenial dan para mitra bisnis yang berjumlah 843 perusahaan saat ini.

“Mitra bisnis adalah salah satu modal bagaimana mencari pasar tidak sulit karena mengandalkan calon nasabah potensial seperti dari e-commerce, fintech, dan penambahan agen-agen,” ujar Kuswiyoto.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Pegadaian

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)