Dharma Satya Nusantara Bagikan Dividen Rp 104,6 Miliar

Salah satu keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Dharma Satya Nusantara Tbk,
adalah persetujuan untuk memberikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 104,6 miliar atau Rp 10 per saham. Jumlah dividen yang dibagikan tersebut sebesar 18% dari total laba bersih perusahaan pada tahun 2017 yang mencapai Rp 585,2 miliar.

Menurut Andrianto Oetomo, Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk, tahun 2017 Perseroan mencatat kinerja tahun 2017 yang cukup menggembirakan setelah tahun sebelumnya mengalami penurunan akibat dampak lanjutan El-Nino. Dari Jumlah Tandan Buah Segar (TBS) yang diproduksi sekitar 1,6 juta ton, meningkat 42% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, produksi CPO juga meningkat 29% menjadi 403,6 ribu ton, dengan harga jual rata-rata minyak sawit Perseroan pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 8,1 juta per ton, naik sekitar 8% dibandingkan tahun 2016.

Andrianto menambahkan, hingga 31 Desember 2017 DSN memiliki 13 kebun dan 7 pabrik kelapa sawit dengan total kapasitas 450 ton TBS per jam serta 1 Kernel Crushing Plant yang memproduksi Palm Kernel Oil (PKO) dengan kapasitas 200 ton per hari. Jumlah kebun menghasilkan (mature area) sampai akhir 2017 mencapai 72.345 hektar dari total lahan tertanam sebanyak 90.288 hektar.

Andrianto mengakui membaiknya operasional kebun tersebut memberikan dampak positif pada kinerja finansial perusahaan. Pada tahun 2017, Perseroan mencatat kenaikan penjualan sebesar 33% menjadi Rp 5,2 triliun. Dari jumlah penjualan tersebut, segmen usaha kepala sawit memberikan kontribusi 83%, sedangkan sisanya dari produk kayu.

Terkait dengan rencana tahun 2018, menurut Adrianto, DSN rencananya akan membangun satu pabrik kelapa sawit  baru di Kalimantan Barat, seiring dengan bertambahnya tanaman yang menghasilkan di wilayah tersebut. Pabrik berkapasitas 30 ton per jam tersebut merupakan PKS pertama perusahaan yang berlokasi di Kalimantan Barat.

Dengan beroperasinya, pabrik itu, total kapasitas pabrik perusahaan ini akan mencapai 480 ton per jam. Selain itu, DSN juga sedang melakukan kajian untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa di Kalimantan Timur yang menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)