Flock Akuisisi Rsquare untuk Bidik Gen Z

Flock mengakuisisi Rsquare sebagai upaya mengembangkan aktivasi digital dan liga gaming untuk melengkapi portofolio bisnis yang telah mapan. Selain itu, langkah ini merupakan upaya Flock bersiap membidik Gen Z.

Riset menunjukkan bahwa generasi Z cenderung lebih susah dipuaskan. Bersama-sama, Flock dan Rsquare mengintegrasikan pengalaman mereka. Kedua agensi kreatif ini akan membantu brand agar bisa menjangkau generasi konsumen muda dengan cara yang paling efektif.

Flock sebagai jaringan agensi kreatif yang menyediakan layanan dari A sampai Z terus mengembangkan dan mempersiapkan pasar masa depan. Langkah akuisisi salah satu caranya. Di Indonesia, agensi kreatif ini menawarkan layanan above-the line, desain, produksi, aktivasi, dan teknik pemasaran digital agar klien bisa mendapatkan semua kebutuhannya dalam satu platform.

Dengan adanya akuisisi ini, Flock dapat mengembangkan sayap bisnis mereka secara lebih komprehensif, terutama untuk berfokus pada generasi Z.  Beberapa klien Rsquare  adalah Nike, Umbro, LIMA, Fruit Tea, dan Prima.

Setelah akuisisi, Rsquare akan mengusung nama baru, yaitu Cocoo Digital. Flock and Rsquare ingin menyasar audiens generasi Z -- yang kini pelan-pelan berpindah dari media tradisional ke dunia digital. Berbagai brand telah menyadari dan mempersiapkan diri untuk mengikuti perubahan tren ini.

Rsquare mengklaim telah berpengalaman dalam melakukan aktivasi dan konten brand khusus untuk menyasar generasi Z. Karakteristik audience ini sangat lekat pada dunia maya dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Setelah proses akuisisi berjalan, Rsquare akan mengusung nama baru, yaitu Cocoo Digital. Cocoo Digital sendiri didirikan oleh CEO Rizki Dermawan, seorang mantan desainer grafis yang telah memiliki banyak pengalaman di industri periklanan lokal.

Akuisisi ini akan memberikan kesempatan bagi Cocoo Digital untuk menawarkan layanan kreatifnya pada jangkauan klien yang lebih luas. Hanya setelah setahun beroperasi, Flock berhasil memenangkan klien-klien yang ternama. Dua di antaranya adalah Tokopedia dan Djarum, yang termasuk dalam 10 perusahaan Indonesia dengan pengeluaran iklan terbesar.

Generasi Z terdiri dari orang-orang yang lahir di pertengahan tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an. Generasi ini telah mengalihkan tren media terkini ke lanskap digital serta aktivitas di lapangan. Sebagian dari mereka sudah tidak lagi mengandalkan media tradisional seperti televisi, radio, dan media cetak, sangat berbeda dari generasi sebelumnya.

“Kami sudah bertemu dengan banyak klien yang memilih mengalihkan bujet  pemasaran mereka ke arena digital. Perusahaan-perusahaan besar yang menyasar generasi Z bahkan sudah meninggalkan media tradisional. Fokus utama mereka sekarang terletak pada kegiatan aktivasi, outdoor, dan digital. Bersama dengan Cocoo Digital, kini kami bisa memberikan solusi yang lebih tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan mereka,”  jelas Ivan Hadywibowo CEO Flock

Flock juga berencana untuk memanfaatkan aset Cocoo Digital berupa Indonesia Virtual Pro League, sebuah liga permainan yang memiliki daya tarik tinggi di kalangan anak muda Indonesia. Pasar gaming Indonesia merupakan kedua yang terbesar di Asia Tenggara, dengan 43,7 juta pemain. Saat ini, mereka berwacana untuk mengadakan kompetisi, konten digital, dan live broadcast.

Darmawan menambahkan, pihanya juga akan mengelola klub e-sport ‘Freak Gaming’, yaitu channel Youtube yang dimulai pada tahun 2017. Lewat channel ini, Flock ingin memberikan informasi  sesi gaming,  konten yang mengulas game, serta berpatisipasi dalam liga e-sport bersakala lokal dan internasional.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)