Gangguan Listrik Nasional, Telkomsigma Pastikan Data Center Always On

Terjadinya gangguan listrik berskala nasional sejak Minggu – Senin ini seketika menghambat aktivitas masyarakat dan berbagai sektor operasional bisnis terutama di wilayah DKIJakarta, Banten dan Jawa Barat.

Sebagai penyedia layanan data center yang telah memenuhi kriteria best practice berstandar internasional Tier IV Facility dan Tier III Operation, Telkomsigma mengutamakan aspek keamanan dan ketahanan data center, serta telah mengantisipasi secara matang berbagai insiden dan situasi darurat yang berpotensi terjadi.

Seperti halnya pada gangguan listrik kemarin, “Kami ingin memastikan bahwa seluruh server dan perangkat data center Telkomsigma tidak terpengaruh dari terputusnya supply listrik dari pusat, sehingga tidak berdampak pada layanan dan operasional data center kami,” ujar Direktur Solution Delivery Telkomsigma, I Wayan Sukerta.

Perlu diketahui, saat terputusnya salah satu supply listrik, Telkomsigma memiliki jalur distribusi elektrikal ganda yang sesuai dengan kriteria data center berstandar Tier IV Facility dan Tier III Operation sehingga mampu menjaga nilai SLA. Namun, jika terjadi power outage, Telkomsigma siap mengoperasikan genset dengan konfigurasi N+1 maupun 2N dengan kapasitas stok solar yang mampu bertahan hingga 72 jam (3 hari)non-stop dan akan terus diisi ulang demi menjaga availability seluruh sistem perangkat data center.

“Kami secara otomatis akan mengaktivasi sistem back-up power yang siap beroperasitanpa jeda selama diperlukan demi mencegah down, ungkap Wayan. Begitu juga di seluruh tahapan normalisasi layanan yang diperlukan. Telkomsigma memiliki prosedur teknis ketat di seluruh aspek operasional guna menjamin seluruh proses pemulihan berjalan normal mulai dari aspek infrastruktur, network, sistem IT, yang didukung oleh tim teknis yang siap siaga memonitor 24x7.

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Banten beberapa waktu lalu, juga dipastikan tidak berdampak pada aktivitas Data Center Telkomsigma yang berada di Serpong dan Sentul. “Sejak awal, Telkomsigma telah merancang struktur gedung data center yang mengacu pada pedoman perencanaan ketahanan gempa sesuai dengan SNI 03-1726-2002,” kata Wayan. Selain telah sesuai dengan standarisasi yang berlaku, seluruh lokasi data center Telkomsigma dirancang di lokasi yang bukan merupakan bagian dari struktur patahan aktif gempa, sehingga dapat dinyatakan aman dapat menahan gempa hingga skala tertentu,” papar dia.

Telkomsigma sebagai perusahaan Integrated ICT (Information Communication & Technology) Solutions di Indonesia, berupaya menyediakan berbagai produk dan layanan inovatif berbasis ICT. Bisnis portofolio Telkomsigma mencakup layanan Data Center, IoT, BigData, Core Banking, Security dan Digital Environment.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)