GK PnP Buka Program Akselerasi Batch 4

GK-Plug and Play lndonesia (GK-PnP) telah mengakselerasi 13 startups binaan baik dari dalam maupun luar negeri pada angkatan ketiganya. Berbeda dengan batch 1 dan 2, pada batch 3, startup binaan GK-PnP tidak hanya berfokus pada seed-stage startup saja, namun juga later-stage startup.

Adapun startup binaan dalam negeri di antaranya Bahasa.ai, Bildeco, Circledoo, Gradana, HaloFina, Tekno, Mertani, Konsulife, TopKarir. Selain startup dalam negeri, startup luar negeri yang masuk dalam binaan GK-PnP, diantaranya adalah Ceres Imaging (United States), Resync (Singapore), YouSolar (United States) dan Data Robot (United States).

Ketiga belas startup ini telah diperkenalkan dan diberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan pihak korporasi, pemerintah dan investor yang akan dipresentasikan pencapaian mereka pada Expo Day 3.0 GK-PnP yang bertema Innovation Empowered by Passion. “Alasan startup dari luar negeri juga kami akselerasi adalah untuk memberikan sebuah kesempatan bagi startup luar negeri untuk berbagi pengalaman, pengetahuan serta kolaborasi dengan startup dalam negeri. Startup luar negeri yang ingin melakukan ekspansi ke Indonesia juga nantinya akan dapat berkontribusi terhadap pembangunan perekonomian Indonesia,” ujar Wesley Harjono, Managing Director GK-Plug and Play Indonesia.

Hingga saat ini, seluruh startup binaan GK-PnP telah mampu memperoleh dana investasi lanjutan setelah program akselerasi GK-PnP dengan total lebih dari US$ 5 juta. “Ini menunjukkan adanya perkembangan di ekosistem startup lndonesia, mengingat beberapa bulan lalu total dana investasi lanjutan yang diterima startup binaan GK-PnP setelah mengikuti program baru mencapai US$ 2 juta. Selain itu, sudah ada 17 proyek kolaborasi dengan mitra korporasi yang berjalan. Ini menunjukkan ekosistem Indonesia yang semakin berkembang dan korporasi Indonesia yang membuka pintu semakin lebar untuk berkolaborasi bersama startup,” papar Wesley.

Tidak hanya itu saja, pada pergelaran acara Expo Day 3.0 GK-PnP juga diadakan penanda tanganan kerja sama antara Bank Tabungan Negara (BTN) dengan startup binaan GK-PnP yaitu Gradana, KYCK dan Manpro yang telah secara resmi bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk mempercepat proses digitalisasi industri keuangan.

GK-PnP percaya pentingnya kolaborasi. “Kolaborasi dengan startup tidak dapat lagi dilihat sebagai tambahan opsional, ini adalah keharusan strategis. Kolaborasi antara startup dengan pihak korporasi dapat membantu perusahaan menemukan model bisnis baru dan mendorong open innovation, Plug and Play hadir di Indonesia untuk membangun sebuah ekosistem dimana setiap pihak dapat berkolaborasi dan memberikan nilai tambah. Korporasi sebagai pihak yang memiliki resources, capital dan user tentunya dapat bersinergi dengan startup sebagai pihak yang menyediakan teknologi, inovasi dan semangat wirausaha," ungkap Jupe Tan, Managing Partner Plug and Play Asia Pacific.

Program akselerasi yang diberikan oleh GK-PnP kepada para startup binaannya berlangsung selama 3 bulan di mana pada program tersebut, ketiga belas startup diberikan sejumlah fasilitas mulai dari pendanaan awal (seed funding), workshops, 1:1 mentoring session, jaringan ke media, coworking space gratis, hingga koneksi ke korporasi. Saat ini, GK-PnP telah memiliki empat rekan korporasi di Indonesia yaitu Astra Internasional, BNI, BTN, dan Sinar Mas yang ke depannya juga akan menggandeng lebih banyak mitra korporasi lainnya untuk bergabung dalam ekosistem GK-PnP.

Selesainya program Acceleration GK-Plug and Play indonesia di batch ke-3 nya telah menandakan dibukanya kesempatan untuk program Acceleration GK-Plug and Play yang ke-4. Pendaftaran untuk batch 4 rencananya akan ditutup pada tanggal 6 November 2018. Pada batch 4, GK-Plug and Play Indonesia akan memfokuskan pada 6 verticals industri seperti Fintech/Insurtech, Internet of Things/Mobility, Food, Agriculture dan Sustainability. Namun demikian, tidak menutup kesempatan untuk startup teknologi di luar bidang tersebut untuk bergabung.

"Kita sangat terbuka dengan inovasi teknologi startup-startup baru di indonesia maupun luar negeri, aplikasi untuk startup pun kita buat lebih mudah yaitu dengan mengisi formulir online dan meng-upload pitch deck secara online. Hal ini kami lakukan agar seluruh startup dipenjuru negeri maupun luar negeri yang ingin berekspansi di Indonesia dapat bergabung dalam ekosistem kami,” ujar Ervira, Marketing Manager GK-Plug and Play Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)