Gojek dan Gogoro Berkolaborasi untuk Percepat Kendaraan Listrik Roda Dua

Gojek,  dan Gogoro®, perusahaan teknologi global  di ekosistem baterai swap yang mendukung mobilitas perkotaan secara berkelanjutan, mengumumkan kemitraan strategis untuk mempercepat pengadopsian kendaraan listrik roda dua di Indonesia dan menghadirkan era baru moda transportasi di perkotaan.

Kemitraan  saat ini mencakup dua bidang kerja sama utama, yaitu investasi GoTo Group di Gogoro melalui skema Private Investment in Public Equity (PIPE), dan kerja sama Gojek, Gogoro, dan Pertamina melalui skema percontohan baterai swap dan uji coba kendaraan Gogoro Smartscooter di Jakarta.

Indonesia memiliki potensi penjualan 7 juta motor per tahun dengan penetrasi kendaraan listrik kurang dari 3% dengan  tantangan terbesar  upaya mentransformasi moda transportasi perkotaan ke moda transportasi generasi baru, yang memanfaatkan kendaraan listrik roda dua yang cerdas, berkelanjutan, serta dapat diakses dan diterima oleh masyarakat luas.

 "Bersama Gojek dan dukungan pemerintah Indonesia, kami berada di jalur yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Horace Luke, pendiri dan CEO Gogoro. 

Baterai swap dari Gogoro menurut Horace merupakan inovasi terkini pada pengisian bahan bakar listrik. "Kami menghadirkan platform terbuka untuk mendukung produsen kendaraan roda dua dalam memperkenalkan kendaraan listrik yang dapat melakukan pengisian bahan bakar secara cepat, aman, dan mudah digunakan.”

Kevin Aluwi, Co-Founder dan CEO Gojek,  mengatakan kemitraan antara Gojek dan Gogoro menyatukan dua perusahaan dengan visi dan pemikiran yang sama untuk pengadopsian kendaraan listrik sebagai pilihan moda transportasi di Indonesia hanya dapat dicapai melalui kerja sama berbagai pemangku kepentingan. "Kemitraan seperti ini sangat penting, jika ingin mewujudkan tujuan kita untuk menata kembali moda transportasi dalam kota. Dengan menggabungkan jangkauan luas Gojek di Indonesia serta kemampuan Gogoro, kami dapat mempercepat perubahan dan berbagi manfaat kendaraan listrik kepada lebih banyak mitra driver dan konsumen. Ini merupakan langkah nyata Gojek untuk menjadi platform karbon-netral dan mentransisi 100% kendaraan listrik roda dua di tahun 2030,” ujar Kevin Aluwi. 

Berbasis di Jakarta, uji coba Gojek dan Gogoro akan menghadirkan 250 Gogoro Smartscooter dan empat stasiun baterai swap GoStation yang akan berlokasi di SPBU Pertamina. Bersama-sama, kedua perusahaan berencana untuk meningkatkan uji coba menjadi 5.000 kendaraan listrik roda dua dan menghadirkan lebih banyak stasiun baterai swap.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)