Indofarma Tunjuk FFM sebagai Distributor Tunggal Alkes

Direksi Indofarma dan Dirut Fors Fortis Group selepas penandatanganan kerja sama sebagai distributor alkes Indofarma

Indofarma menunjuk Fors Fortis Medika (FFM) bagian dari FF Group sebagai distributor tunggal produk alat kesehatannya (alkes). Produk ini merupakan ekspansi bisnis BUMN farmasi tersebut.

Perusahaan negara yang berusia 90 tahun ini selama ini dikenal sebagai produsen obat generik dan herbal. Lalu tahun lalu mulai mengembangkan bisnis ke alkes berupa hospital bed, alat test narkoba, alat test cervix dan alat kesehatan lainnya.

Iwan Tjen, CEO Fors Fortis Corporation, mengungkapkan, besarnya potensi bisnis alkes. Peluang besar ini terlihat dari sebaran rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia, sekitar 2.526 Puskemas, lalu tahun 2019 akan didirikan sekitar 200 RS pemerintah, belum lagi rumah sakit swasta yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Indofarma yang sudah menjadi perusahaan terbuka sejak 2001 ini tentu terus mengembangkan bisnis dengan masuk ke bisnis yang memiliki peluang pasar besar yaitu alkes. Untuk mendukung ini, dipilih FFM sebagai distributor tunggal karena pengalamannya yang panjang di bidang ini.

“FF telah dikenal sebagai perusahaan swasta yang mempunyai jaringan distribusi yang luas dengan service level tinggi serta budaya kualitas yang berkelanjutan,” kata Herry Triyanto, Direktur Keuangan dan Human Capital Indofarma, melalui siaran pers (20/01/2019). 

Ia berharap, kemitraan ini menjadi sinergi yang positip, serta ke depannya akan mempunyai nilai strategis dalam mendukung kinerja dan penciptaan value proposition kedua perusahaan. “Indofarma bertransformasi menjadi perusahaan healthcare yang berkembang melayani negeri ini khususnya dalam hal produsen alat kesehatan. FFM dikenal sebagai perusahaan yang identik dengan kualitas pelayanan dibidang kesehatan sebagai distributor tunggal penjualan alat kesehatan yang kami produksi,” tuturnya.

FFM adalah afiliasi dari PT Fors Fortis Indonesia yang berdiri sejak 21 Maret 2007 di Jakarta dengan fokus produk bidang smart office solution, smart building solution dan warehouse integrated system.

FFM baru didirikan tahun 2018. Tujuannya memberikan solusi terbaik untuk pelanggan dalam mendapatkan  produk alat kesehatan dengan mengusung konsep Excelent in Healthcare yaitu memberikan pelayanan yang cepat (responsive)dan kualitas produk yang unggul. Sehingga tercipta kepercayaan dari pelanggan.

“Kami berharap kerja sama ini bukan semata orientasi bisnis bidang alat kesehatan. Namun, ada nilai dan tujuan luhur dalam rangka ikut meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan pemenuhan penunjang pelayanan medik rumah sakit di Indonesia,” tegas Iwan.

Dalam menunjang program dari Kementerian Kesehatana meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, maka FFM mengembangkan bisnis dengan membentuk 4 pilar utama : Divisi Marketing Support Equipment, Divisi Marketing Disposible, Divisi Cricital Care dan Divisi Lab. Diagnostic.

Didukung oleh Divisi Distribusi ; 10 cabang Fors Fortis Group (2018) tersebar di seluruh wilayah Indonesia, untuk pengembangan bisnis sesuai dengan konsep “Excellent  in Healthcare” maka perusahaan ini berkomitmen tahun 2019 akan melebarkan sayap bisnis distribusi dengan buka 7 cabang Fors Fortis Group.

Sedangkan  Divisi Manufacturing,  perusahaan memiliki prinsipal/pabrik internal (PT Lintang Pitu Semesta) untuk produsen Hospital Linen yang merupakan satu grup dengan PT Fors Fortis Medika & memiliki pabrik eksternal (PT Indofarma, Tbk) untuk produsen alat kesehatan :Diagnostik,Elektromedik, Hospital Furniture dan Medical Equipment.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)