Indopoly Kembangkan Model Bisnis Baru dengan Produk High End

Direktur Indopoly Leo Firdaus, Presiden Direktur Indopoly Hendry Halim, dan Wakil Presiden Direktur Indopoly Jeffrey Halim saat RUPS di Jakarta, (3/5).

Produsen plastik dan kemasan, PT Indopoiy Swakarsa Industry Tbk. (lndopoly) telah melakukan langkah-Iangkah reformasi internal dan menyusun new business model yang akan dapat menawarkan solusi kemasan secara total kepada para pelanggan.

Indopoly menitikberatkan langkah-Iangkah dengan berinovasi secara berkelanjutan untuk produk film yang lebih ramah lingkungan. Kemudian, mengembangkan produk high end guna memenuhi atau menciptakan kebutuhan pelanggan. Selain itu melakukan penelitian dan pengembangan teknis bersama beberapa perusahaan besar atau FMCG, guna menghasilkan konsep kemasan baru yang lebih menarik serta memberikan bantuan teknis dan layanan purnajual intensif kepada seluruh pelanggan mancanegara.

Menurut laporan keuangan tahun 2017, laba bersih emiten ini turun menjadi  US$ 2,10 juta dari tahun 2016 yang mencapai US$ 6,02 juta. “Meskipun kinerja perseroan tidak sebaik tahun sebelumnya, kami optimistis  dengan bisnis model baru ini akan menciptakan permintaan produk-produk film premium perseroan relatif tidak elastis terhadap perubahan harga,” kata Jeffrey Halim, Wakil Presiden Direktur Indopoly dalam keterangan resminya di Jakarta (3/5/2018).

Kapasitas produksi flexible packaging film dengan merek dagang Ilene saat ini mencapai 100 ribu ton per tahun, di mana 65 ribu ton berasal dari pabrik di Purwakarta, 25 ribu ton dari Suzhou, Tiongkok serta 10 ribu ton dari Kunming, Tiongkok. Pada tahun 2018 ini, Indopoly berencana mengeluarkan capex senilai US$ 2 juta yang akan digunakan sebagian besar untuk pemeliharaan mesin dengan utilitas produksi 100 persen.

Tiga pengembangan produk baru oleh Indopoly yakni yang pertama, high barrier metalized film BOPP yang didesain khusus untuk memberikan nilai ekonomis yang lebih kepada pelanggan tanpa mengorbankan kemampuan barrier terhadap kelembapan dan oksigen. Kedua, low seal matte film BOPP, yang didesain untuk meningkatkan produktivitas di mesin pelanggan karena proses pengemasan dapat dilakukan dengan kecepatan tinggi.

Ketiga, white cavitated film BOPP yang didesain khusus sebagai label botol yang dapat bekerja pada mesin overwrap label yang berkecepatan tinggi dengan sertifikasi Association of Post Consumer Plastic Recycle – AS.

Di samping itu, pencapaian anak perusahaan Indopoly di Tiongkok, yaitu Suzhou Kuniene Film Industries Co., Ltd. dan Yunnan Kunlene Film Industries Co., Ltd. yang dianugrahi status Perusahaan Berteknoiogi Tinggi serta mendapatkan insentif pajak berupa keringanan tarif pajak sebesar 10% di tahun 2017.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)