Investasi Rp 12,5 Triliun, Adhi Karya Bangun 12 Tower Apartermen di Sentul

LRT_Sentul Royal Park Amrozi Hamidi GM DepartemenTOD dan Hotel PT Adhi Karya (Persero) Tbk, disela-sela ground breaking proyek LRT City Royal Sentul Park

Kehadiran proyek LRT, menjadi saya tarik tersendiri bagi beberapa pengembang. Bahkan beberapa pengembang menjadikan Light Rail Transit (LRT) sebagai daya tarik untuk menjual proyek-proyek perumahan ataupun apatermen. Salah satu proyek yang mulai dipasarkan PT Adhik Karya (Persero) Tbk yaitu LRT City-Royal Sentul Park di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Proyek ini menawarkan kemudahan konektivitas terhadap terkait transportasi. Selain itu, ada juga yang menjajakan konsep Transit Oriented Development (TOD) untuk menawarkan proyek yang sedang dikembangkan. Melalui Departemen TOD dan Hotel, Adhi Karya menghadirkan sebuah kawasan hunian yang terkoneksi dengan proyek Jakarta LRT.

Menurut Amrozi Hamidi GM Departemen TOD dan Hotel PT Adhi Karya (Persero) Tbk,  pengembangan LRT City ini merupakan upaya untuk memberikan kehidupan dan peradaban baru bagi masyarakat kaum urban di Jakarta dan kaum urban di daerah penyangganya.

Berdasarkan data Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Tahun 2016, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta dari wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi mencapai 1,4 juta per hari. Hal itu tentu menjadi salah penyebab persoalan kemacetan yang harus dihadapi masyarakat DKI Jakarta sehari-harinya. Dengan adanya pembangunan kawasan hunian ini, Amrozi berharap, dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses langsung ke LRT.

Rencananya, proyek ini dibangun di atas lahan seluas 14,8 hektar. Total investasi untuk proyek 12 tower ini sekitar Rp 12,5 triliun dengan total unit sekitar 10 ribu. Untuk tahap pertama, dengan investasi Rp 2 triliun ini akan dibangun apartemen setinggi 33 lantai sebanyak 1.633 unit. Tipe yang ditawarkan yaitu Studio, Studio Plus, One Bed Room dan Two Bed Room.

Nanang Syafrudin Salim, Project Manager LRT City Sentul-Royal Sentul Park, menambahkan, untuk harga dimulai dari Rp 360 juta untuk tipe Studio, sedangkan, untuk tipe Studio Plus dibanderol seharga Rp 434 juta, Rp 557 juta untuk One Bed Room A dan Rp 526 juta untuk One Bed Room B. Sedangkan untuk tipe Two Bed Room A dipatok seharga Rp 717 juta, dan Rp 805 juta untuk tipe Two Bed Room B. "Targetnya seraj terima tahap pertama akan dilakukan Juni 2020," kata Nanang.

Selain apartemen, pada tahap pertama ini juga akan dibangun kawasan komersial berupa Shopping Arcade, yaitu ruko sebanyak 23 unit. Kawasan komersial ini akan selesai pada tahun April 2018 mendatang dan dipasarkan di kisaran harga Rp 3 miliaran.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)