Investree Gandeng Kadin Berdayakan UMKM di Jawa Tengah

Investree menandatangani nota kesepahaman dengan Kamar dagang dan Industri Jawa Tengah. Kolaborasi ini merupakan langkah lanjutan dari strategi bisnis Investree untuk menjangkau dan memberdayakan UMKM di Tanah air.

Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam 5 tahun terakhir meningkat menjadi 60,35%. Hal ini mengindikasikan pentingnya dukungan terhadap UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang tidak bisa mendapatkan akses keuangan dengan mudah karena terkendala masalah jaminan.

Untuk mengurai persoalan tersebut dan membantu pemberdayaan UMKM di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, PT Investree Radhika Jaya menandatangani nota kesepahaman dengan Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah (Kadin Jateng). Perjanjian Kerja Sama Kemitraan Bersama ini ditandatangani di acara Kadin Award 2017 di Semarang Convention Hotel (31/08/2017). Kolaborasi ini merupakan strategi bisnis Investree untuk meluaskan target bisnisnya dalam pengembangan UMKM di Jawa Tengah guna meningkatkan perekonomian di daerah tersebut.

Adrian Asharyanto Gunadi, Co-Founder & CEO menyambut baik terjalinnya sinergi kedua belah pihak. Menurutnya, sinergi ini makin mendorong untuk menggencarkan jangkauan layanan Investree.

Sementara itu, Kukrit Suryo Wicaksono, Ketua Umum Kadin Jateng, meyakini bahwa teknologi finansial dapat menjadi jawaban bagi permasalahan ekonomi, salah satunya mengenai akses pembiayaan yang seringkali sulit didapat oleh pengusaha mikro, kecil, dan menengah di Jawa Tengah dan sekitarnya.”Kami optimistis inovasi peer-to-peer lending Investree dapat menghadirkan proses pinjam meninjam yang lebih aman, mudah, dan fleksibel dibanding institusi keuangan konvensional lain sehingga perkembangan UMKM dapat berjalan secara cepat dan pesat,” ujar Kukrit.

Kadin Jateng dalam hal ini akan merefrensikan, merekomendasikan, serta mensosialisasikan produk dan jasa Investree kepada anggota, mitra, dan afiliasi. Nantinya, mereka akan dapat mendaftar melalui situs resmi Investree sebagai business borrower (pinjaman bisnis) atau personal borower (pembiayaan karyawan atau personal) dengan menggunakan kode referral khusus yang telah disiapkan sebelumnya oleh Investree.

Adrian berharap kehadiran Investree di Jawa Tengah mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis dunia UMKM lokal. “Lewat website Investree, para pelaku usaha dapat menikmati akses pinjam meminjam dengan mudah dan cepat tanpa perlu berhadapan dengan prosedur dan persyaratan yang rumit serta bebas agunan,” kata Adrian.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)