Jaguar New XF 2.0 Mulai Masuk Pasaran

Bagi Anda pecinta sedan atau mobil premium, tak salah bila melihat Jaguar New XF 2.0. Sedan baru asal Inggris tersebut baru saja diluncurkan oleh PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) -- authorized distributor Jaguar di Indonesia. Peluncuran sedan yang sporty dan elegan menambah persaingan yang makin sengit di kelas sedan premium, sekaligus didesain mengawali kiprah WAE di bisnis otomotif pada tahun 2017.

Menurut Chief Operating Officer WAE, Roland Staehler, New FX 2.0 menjadi salah satu sedan premium terbaik, dengan desain tak sekadar sporty, namun juga telihat elegan dan agresif. Mobil yang didesain baru dibanding versi lawasnya ini dibalut dengan warna gloss black pada radiator grille, dan bumper depan yang ‎sebelumnya berbalut chrome. Warna baru ini membuat wajah New FX 2.0 Black Jack berkesan lebih tegas. “Mobil tampil beda, elegan dan sporty,” ujarnya saat acara peluncurannya di dealer Jaguar-Landrover di Jalan Sultan Iskandar Muda No 41, Jakarta Selatan, Kamis, (26/1/2017).

Jagura New Black Roland Staehler, Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga (kanan)

Penambahan warna gloss black juga diterapkan pada bagian samping, belakang, dan juga bagasi di mobil tersebut. Sedangkan rumah kaca spion dibalut dengan cover carbon. Kelir gloss black juga diterapkan pada kaki-kaki. Namun secara desain, model velg tidak berubah. Sementara, penutup pentil ban dan penutup tengah velg, dibuat dengan tema bendera Inggris 'Union Jack', serta kaliper rem cakram di keempat rodanya dicat warna merah seperti mobil-mobil sport buatan Italia, sehingga sangat memberikan kesan sporty.

Bodi New XF 2.0 Black Jack menggunakan bahan aluminium sehingga bobot mobil lebih ringan 190 kg dari model sebelumnya. Struktur bodi baru ini mampu meningkatkan kekakuannya hingga 28 persen. “Arsitektur aluminium modern milik Jaguar memberi keunggulan kedinamisan bagi New XF Black Jack dibandingkan kompetitor di kelasnya,” ujar Steahler. Dipadukan dengan suspensi double wishbone di depan dan integral link di bagian belakang – yang juga bermaterial aluminium – membuat rasio distribusi bobot bagian depan-belakang nyaris mencapai 50:50, memberikan keseimbangan ideal untuk pengendaraan dan pengendaliannya.

Mengusung mesin 4 silinder segaris berkapasitas 2.0 liter dengan tambahan turbocharger, yang mampu menghasilkan tenaga 236 Tk pada 5.500 rpm dan torsi puncak 340 Nm pada 1.750-4.000 rpm, transmisi otomatis delapan percepatan ini diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu tujuh detik. Mobil seharga Rp 1,6 miliar ini bisa dipacu sampai kecepatan 250 km/jam.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)