Kampanye Pilih Aman dari Grab

Grab bike

Grab memulai kampanye ‘Pilih Aman’ dengan merilis secara daring sebuah video yang menggugah pikiran guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya aspek keselamatan ojek online. Selama masa kampanye, pengguna baru GrabBike dapat menikmati dua kali perjalanan gratis dengan tarif maksimum sebesar Rp 20.000 untuk setiap perjalanan dengan memasukkan kode promo ”Pilihanaman”. Kode promo berlaku hingga 9 Oktober 2016 dan hanya berlaku untuk layanan GrabBike.

Selain perjalanan gratis, Grab juga mengajak masyarakat untuk memberikan umpan balik tentang hal yang membuat mereka merasa aman saat menggunakan GrabBike melalui sistem rating dalam aplikasi Grab untuk seluruh pengemudi GrabBike setiap kali mereka selesai melakukan perjalanan. Setiap minggunya, 5 pengguna dengan umpan balik terbaik akan terpilih untuk memenangkan XXI Movie Card senilai total Rp 3 juta. Grab juga akan memberikan penghargaan kepada mitra pengemudi GrabBike yang menerima umpan balik terbaik dari para pengguna.

Kampanye ini dilatarbelakangi oleh hasil survei yang menyebutkan lebih dari 34% kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Asia Tenggara dialami oleh pengguna kendaraan roda dua atau roda tiga, yang merupakan angka tertinggi di dunia di samping wilayah Pasifik Barat. Angka kecelakaan motor yang berakibat kematian di Indonesia lebih tinggi dari rata-rata yaitu sebesar 36 persen, di mana lebih dari 80 persen dari kendaraan yang terdaftar merupakan motor atau kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga. Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebanyak 2.9 - 3.1 persen dari total PDB (Produk Domestik Bruto) setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas.

Kampanye ini juga menyerukan industri untuk mengikuti best practice standar keselamatan yang telah ditetapkan Grab untuk layanan ojek di Indonesia. Hasil utama yang menunjukkan peran Grab dalam meningkatkan keselamatan jalan di Indonesia antara lain; Grab mewajibkan 100% mitra pengemudi GrabBike untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) motor yang berlaku, di tengah terbatasnya peraturan dalam industri layanan ojek.

Sebanyak 100% pengemudi GrabBike telah mengikuti pelatihan berkendara aman, dan telah menerapkan uji berkendara aman sebagai bagian dari proses seleksi bagi calon pengemudi GrabBike. Terjadi penurunan angka kecelakaan yang melibatkan pengemudi GrabBike sebanyak 10 persen bulan ke bulan (month-on-month), sejak diperkenalkannya pelatihan berkendara aman pada bulan Maret 2016.

Lalu, ada 35% penurunan angka kebut-kebutan, setelah Grab memanfaatkan telematika untuk mengawasi dan memberikan peringatan kepada pengemudi GrabBike yang berkendara melebihi batas kecepatan maksimum. Kemungkinan untuk mengalami kecelakaan fatal lebih kecil 1.5x saat menggunakan layanan GrabBike, dibandingkan dengan menggunakan layanan ojek atau transportasi online lainnya. Grab memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri gratis untuk seluruh penumpang dan pengemudi GrabBike – hingga Rp 50 juta per kejadian. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih besar dari nilai maksimum yang ditetapkan perusahaan asuransi nasional Jasa Raharja. Grab menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Jakarta yang memungkinkan pengemudi maupun penumpang GrabBike untuk langsung mendapatkan perawatan medis tanpa harus membayar uang muka ketika terjadi kecelakaan

“Sebagian besar kecelakaan lalu lintas dapat diprediksi dan dicegah, dan Grab telah menerapkan program keselamatan yang bersifat menyeluruh untuk menekan angka kecelakaan. Dengan memanfaatkan telematika, kami memiliki pemahaman lebih baik mengenai kecepatan kendaraan dan pola lalu lintas di jalan yang berbeda sepanjang hari. Kami membantu para mitra pengemudi kami, yang rata-rata menghabiskan waktu 8 – 10 jam di jalan, dengan mengirimkan peringatan untuk berhenti kebut-kebutan. Intervensi-intervensi semacam ini terbukti efektif dalam mengurangi angka kebut-kebutan. Didukung banyaknya data yang tersedia berkat basis pengemudi kami yang besar, pengawasan terhadap kecepatan berkendara merupakan fase pertama dari area lain yang tengah kami jajaki untuk mendorong terciptanya perilaku berkendara yang lebih aman,” ungkap Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)