Kemayoran Dukung Uji Coba Asian Games 2018

Seiring dengan uji coba pelaksanaan Asian Games 2018, beberapa cabang olahraga di Gelora Bung Karno (GBK), maka 2 tower dari 7 tower Wisma Atlet Kemayoran akan digunakan.

Jika dalam uji coba ini hanya akan menampung 2.000 orang, maka pada puncak Asian Games 2018 yang dibuka resmi Presiden Joko Widodo 8 Agustus 2018 mendatang, Wisma Atlet akan ditempati 15.000 atlet dan official. Dalam Asian Games nanti di JIExpo – yang masih masuk wilayah PPK Kemayoran – akan dipertandingkan 10 cabang olahraga, di antaranya kabadi, taekwondo, karate, senam, angkat besi/angkat berat.

“Wisma Atlet Kemayoran saat ini sudah dalam kondisi siap untuk menerima duta bangsa-bangsa Asia. Untuk towernya sudah 100% selesai. Tinggal lanscaping Desember ini rampung,” kata Dwi Nugroho, Direktur Utama PPK Kemayoran.

Menurutnya, selain di JIExpo, para atlet yang ada di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) akan bertanding untuk cabang olahraga jetski dan layar, Pulomas (berkuda equestrian), Rawamangun (balap sepeda), Gedung Britama Kelapa Gading (basket).

Satu unit Wisma Atlet seluas 36 meter persegi dengan 2 kamar tidur, terdiri dari double tempat tidur, single tempat tidur. Untuk atlet cabang tertentu seperti basket atau voli karena tubuhnya lebih tinggi tempat tidurnya lebih besar. Ada juga Air Conditioning, pemanas air, pantry. Di dalam komplek terdapat Dining Hall yang bisa menampung 3.000 atlet.

Dwi mengklaim, “Wisma Atlet Kemayoran ini sesuai standar internasional berdasarkan persetujuan Dewan Olimpiade Asia (OCA/Olympic Committee Asian). Tidak berbeda dengan Wisma Atlet di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Standarnya sesuai hotel bintang tiga."

Dijelaskannya, Kawasan Kemayoran adalah bekas Bandar Udara Kemayoran. Pada 1985 diubah fungsinya menjadi Kota Baru Kemayoran. Jalan Benyamin Sueb yang membentang sepanjang 3,5 km merupakan bekas runway bandara. Banyak tempat tinggal menengah ke atas, perkantoran, dan JIExpo yang sudah lama berdiri ini.

Selain itu, ada kantor Kodim, Kejaksaan, Kantor Mapolres dan Imigrasi, akan dipindah ke Kemayoran. Beberapa BUMN juga sudah disiapkan akan berkantor ke Kemayoran. “Penawaran dengan beberapa pihak sedang dilakukan dan sifatnya terbuka. Kita maunya terbuka. Karena lahan di PPK Kemayoran adalah HPL (Hak Pengelolaan) untuk kepentingan bersama,” tambahnya.

Kemayoran juga memiliki Kawasan Hijau dengan Hutan Kota beserta Danau Kota seluas 22 hektar, termasuk lapangan golf. Dengan lapangan hijau terbuka, sisi utara Kemayoran tidak mengalami banjir.

"Dalam pelaksanaan event Asian Games, sarana pendukung di kawasan ini mencukupi, antara lain adanya Rumah Sakit Mitra Kemayoran dan RS Hermina yang bisa dijadikan rujukan jika ditemui masalah kesehatan pada saat pelaksanaan pertandingan nantinya," jelas Dwi.

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)