Kembangkan Marchand, Cipta Harmoni Lestari Targetkan Marketing Sales Rp 160 Miliar

Setia Iskandar Rusli, Direktur Marketing Merchand Hype Station.

Upaya PT Cipta Harmoni Lestari (CHL) menghadirkan tempat kongko-kongko kaum milenial dan komunitas Bintaro diwujudkan dengan menghadirkan Marchand Hype Station (MHS) dan bisa jadi akan menjadi ikon baru bagi milenial dan komunitas di kawasan CBD Bintaro. Karena,  pertama dan satu-satunya di Indonesia, area komersial yang mengusung konsep hype station. “Marchand merupakan proyek properti baru dengan konsep lifestyle center yang terdiri dari ruko, toko dan kedai,” kata Setia Iskandar Rusli, Direktur Pemasaran MHS.

Setia menambahkan, Marchand memiliki banyak keunggulan yang dipastikan sangat susah ditiru dan diikuti oleh kawasan komersial lainnya. Mengingat dari segi desain sangat unik, misalnya desain tampak depan Marchand sangat beda dan dipenuhi dengan gambar mural yang unik. Konsep ini terinspirasi dari beberapa konsep komersial dan wisata di Melbourne dan Sydney, Australia.

Dengan investasi sekitar Rp 100 miliar, bangunan 3 lantai ini memiliki luas bangunan sekitar 3.500 m2 dan terdiri dari 266 unit toko, area komersial ini juga memiliki 8 unit ruko dan 14 unit working space. Harga jual unitnya mulai dari Rp 300 juta.

Sejak diperkenalkan akhir Maret 2019 lalu, kios-kios dan produk komersial lainnya di Marchand sangat diminati, hal ini yang membuat harga unitnya terdongkrak naik. “Hingga saat ini, unit-unit kios sudah terjual lebih dari 85%, dari proyek ini kami manargetkan marketing sales Rp 160 miliar,” kata Setia disela-sela soft opening di kawasan CBD Bintaro.

Diakui Setia, Marchand merupakan sebuah hype plaza dengan mural dan street painting yang menghiasi setiap sudut bangunannya. Mural painting juga terdapat di setiap kios-kios tenant atau penyewa. Tak kurang dari puluhan dan nantinya ratusan mural di Marchand Hype Station yang dapat dijadikan sebagai tempat berswa foto. 

Konsep layout Marchand dibuat seperti festive market yang terlihat hingar-bingar dengan hiasan lampu-lampu yang unik. Desain tampak muka setiap toko di dalamnya sangat mengutamakan kebebasan berekspresi dari setiap pemilik toko. Berbeda dengan gedung komersial lainnya yang interiornya monoton, di Marchand koridornya pun unik, lampu koridornya juga berbeda. Hal yang sangat berbeda adalah di Marchand toko-toko adalah atraksi utama bagi pengunjung.

Sebagai hype station pertama, Marchand menyediakan berbagai area-area unik dan menarik bagi pengunjung dengan target utama membidik segmen pasar kalangan milenial. Selain itu, juga tersedia ampitheatre untuk pertunjukan musik atau live perfomance lainnya serta skate alley area sebagai tempat untuk komunitas-komunitas skateboard.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)