Ketika Direksi IPC Mengajar di SMA

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC melakukan sharing inspirasi melalui program IPC Mengajar yang diselenggarakan di SMA Trimurti Surabaya (24/11).

Di usianya yang akan genap 25 tahun di bulan Desember nanti, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC memberikan nilai lebih kepada negeri melalui penyelenggaraan serangkaian kegiatan perayaan HUT IPC, salah satunya melalui program IPC Mengajar.

Program IPC Mengajar adalah program yang memberangkatkan Jajaran Direksi IPC ke sekolah-sekolah yang tidak hanya untuk membagi pengetahuan, tetapi diharapkan juga menjadi inspirasi bagi para pemuda-pemudi harapan bangsa . Selain Direksi, sebanyak 12 General Manager cabang pelabuhan juga mengajar di 12 sekolah di wilayah pelabuhan untuk memperkenalkan pelabuhan dan logistik. Mereka akan memaparkan profesi dan perannya di sektor pelabuhan dan logistik Indonesia dalam mendukung program pemerintah di tol laut.

Salah satunya adalah Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC yang mengajar di SMA Trimurti (24/11), Surabaya . Kegiatan belajar mengajar diisi dengan sharing session alumni SMA Trimurti Surabaya yang telah sukses di bidang kepelabuhanan. Dalam kesempatan ini Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC, Prasetyadi, melakukan tapak tilas untuk berbagi pengetahuan kepelabuhanan dan logistik, memberikan bantuan pendidikan, serta memotivasi dan menginspirasi siswa almamater.

Baginya, program IPC Mengajar adalah keterlibatan IPC secara nyata dalam memajukan pendidikan di negeri ini dan mempersiapkan generasi muda. “Berbagai kegiatan yang fokus pada pendidikan telah kami lakukan secara kontinyu, baik melalui sesi Direksi mengajar, bantuan pembangunan sekolah dan bantuan pendidikan (beasiswa) yang kami distribusikan ke berbagai daerah diseluruh Indonesia,” ujarnya. Mengenalkan lebih jauh seluk beluk pelabuhan dan berbagi cerita mengenai latar belakang profesi memberikan inspirasi baru untuk generasi muda.

Selain proram IPC Mengajar, IPC juga menyampaikan kepedulianyan melalui pemberian bantuan pendidikan kepada pihak sekolah berupa 10 unit laptop dengan total biaya Rp50 juta. “Tantangan di masa depan akan semakin besar. Seluruh komponen bangsa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. IPC akan terus berkomitmen untuk mengambil peran menggandakan optimisme dan mendorong potensi anak- anak Indonesia di pelosok negeri. IPC untuk Indonesia,” ungkap Prasetyadi.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)