Laki-Laki pun Bisa Menjadi MUA

Profesi dan kelas MUA pun banyak diminati pria

Kini profesi yang dahulu tabu bagi laki-laki, karena lebih terkesan feminin, berangsur hilang. Salah satunya profesi make up artist (MUA) hal ini terungkap pada saat diskusi perkembangan MUA yang digelar bersamaan dengan dibukanya Kiranafary Pro Class di Bandung.

Kelas ini digagas oleh Kirana Indrisaraswati, perias asal Bandung yang sudah menggeluti usaha tata rias selama 22 tahun, yang memiliki kepedulian yang besar akan profesi Tata Rias di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung.

Saat ini, tidak hanya kaum perempuan saja yang menggeluti profesi tata rias. Namun kaum pria pun tidak sedikit yang terjun menjadi Penata Rias. Tingginya permintaan konsumen akan kebutuhan tata rias, membuat banyak sekali masyarakat yang tertarik dan menekuni bidang ini. Maka dari itu, bukan tidak mungkin profesi ini akan bisa membantu perekonomian masyarakat di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung.

Namun, banyaknya perias baru yang muncul, berbanding terbalik dengan sekolah tata rias yang ada. Sekarang masyarakat bisa belajar instan dengan cara menonton Youtube atau mengikuti Private Makeup Class di makeup artist - makeup artist independen yang sudah ada, biayanya pun sangat mahal untuk mengikuti Private Makeup Class. Belum lagi kualitas lulusan dari murid yang hanya mengikuti satu kali private makeup class.

"Sudah sejak lama Kiranafary membuka Private Makeup Class. Namun, dengan pengalaman bertemu dengan para murid, ternyata tidak semua murid dapat berhasil merias dengan baik dan benar hanya dengan mengikuti satu kali kelas private saja. Selain itu biaya private class yang cukup mahal juga menjadi kendala," papar Kirana yang juga Pendiri Kiranafary Pro Class saat meluncuran kelas ini di Bandung pada 4 Mei 2019. 

Oleh karenanya, Kiranafary bekerja sama dengan Grup Bhakti Kencana di bawah Yayasan Adhi Guna Kencana membuka sekolah tata rias semi private pertama di Bandung. Keduanya adalah lembaga pendidikan yang memiliki lebih dari 30 Sekolah Menengah Kejuruan dan juga 11 perguruan tinggi. Belum lama ini keduanya bergabung menjadi Bhakti Kencana University.

Kiranafary pun bekerja sama dengan brand- brand makeup seperti Flair Makeup dan Make Over.Dimana para murid akan belajar tata rias dari dasar minimal sebanyak delapan kali pertemuan hingga kelas professional sebanyak 24 kali pertemuan dengan harga yang relatif terjangkau dan materi yang lebih detail.

Para murid difasilitasi peralatan dan perlengkapan makeup. Juga, akan diberikan materi pembelajaran utuk Tata Rambut, Hijab, dan Kelas Foto serta kelas Marketing “How To Selling Product in Social Media”.

"Dengan berdirinya Kiranafary Pro Class ini tujuan kami ingin meningkatkan skill siswa khususnya skill di bidang makeup melalui pendidikan yang benar dan diakui oleh kementerian pendidikan, dimana di Jawa Barat belum ada lembaga pendidikan yang seperti ini," tambah Kirana.

Menurutnya, Kiranafary Pro Class memiliki materi yang simple namun detail, serta biaya yang terjangkau. Lulusannya akan dibantu untuk mendapat klien salah satunya dengan menjadi makeup team Kirana.

Ayu, Co-founder Kiranafary Pro Class, menambahkan, selain memdapatkan Sertifikat Kiranafary Pro Class, untuk jangka panjang Kiranafary akan terus ditingkatkan akreditasinya. Harapannya selain di Bandung, ingin juga merambah ke daerah-daerah kecil yang kesulitan menjangkau kota.

"Kami ingin mempermudah teman-teman yang jauh dari satelit, untuk tetap bisa menyamakan standar ilmu tata rias. Dan pada akhirnya, mereka bisa menghasilkan dan membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan standar pengetahuan yang sudah baik di bidang ini," ungkap Ayu.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)