Akuntan Pegang Peran Penting Bagi Ekonomi Indonesia

Melemahnya perekonomian China yang merupakan mitra dagang ASEAN sebagai satu trigger bagi Indonesia untuk menciptakan profesional handal. Dalam kasus ini, yang paling terlihat adalah profesi akuntan berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi dalam jangka waktu yang panjang. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh International Federation of Accountant, dikatakan terdapat kolerasi yang kuat antara perkembangan ekonomi dengan proporsi akuntan di dunia kerja. Hal ini diukur dari pendapatan Produk Domestik Bruto per kapitanya.

Hubungan yang paling signifikan terlihat dalam perbandingan antara negara-negara dengan ekonomi lebih maju dengan yang masih berkembang. Contohnya Afrika dan Timur tengah memiliki profesi akuntan yang rendah sehingga berpengaruh pada PDB negara tersebut. Juga, disebutkan pula kontribusi ekonomi yang dihasilkan oleh profesi akuntan secara global dapat mencapai US$ 575 juta. Bahkan di Amerika sendiri profesi akuntan menyumbang sebanyak US$ 240 juta untuk PDB.

download (1)

“Indonesia merupakan pasar ekonomi yang besar. Terbukti dengan berada di peringka 16 ekonomi dunia, PDB negara ini masih sebesar US$ 3.511 yang tergolong lower middle income. Sudah seharusnya kita menjadi negara berpendapatan tinggi yang mengutamakan pemasukan bukan dari skilled labour, tetapi dari kualitas SDM yang baik serta kaya inovasi. Indonesia harus keluar dari jebakan middle income yang seolah olah memberikan jalan keluar cepat, padahal jangka panjangnya hanya menjadikan negara sebagai pekerja dengan keahlian rendah,” ujar Muhammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI.

Pendidikan tinggi serta sertifikasi internasional merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas sumber daya Indonesia agar menghasilkan profesi berkemampuan tinggi serta mendukung roda perekonomian. Akuntan kompeten dengan mutu profesionalisme yang sesuai dengan kompetensi global otomatis dapat menjadi garis depan dalam mengadakan transparansi serta memberantas korupsi.

Mendukung perkembangan jumlah maupun kualitas akuntan di Indonesia, beberapa pihak yang berwenang seperti Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Institute of chartered Accountant in England and Wales (ICAEW) serta pemerintah melakukan dorongan besar guna mendukung hal tersebut. Pasalnya, profesi akuntan dapat dikatakan sebagai profesi yang cukup vital dan berkontribusi besar untuk menangkal perlambatan ekonomi.

Dukungan dari IAI dan ICAEW tersebut berupa beasiswa yang ditujukan pada mahasiswa S1 Akutansi di Indonesia. Menurut Deny Poerhadiyanto, Country Head ICAEW Indonesia, dana yang dikeluarkan oleh ICAEW adalah sebanyak Rp 2  miliar dalam 1 tahun dengan target minimum 1.000 penerima beasiswa. “Beasiswa yang kami sediakan merupakan usaha  dalam mengembangkan profesi akuntan di Indonesia. Tujuannya agar mereka dapat mengakses sertifikasi internasional dan meningkatkan prodit mereka sebagai akuntan,” papar Deny. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)