Cara DKR Ajak Sineas Muda Bangkitkan Industri Perfilman

Dewan Kreatif Rakyat (DKR) memberdayakan para pemuda di berbagai wilayah Indonesia untuk menjadi pelaku industri kreatif dengan membuat Bioskop Rakyat. Dengan slogan Dari Rakyat Untuk Rakyat, Bioskop Rakyat akan memutarkan film-film berkualitas dan inspiratif. Bertepatan dengan jatuhnya Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei, hal ini merupakan waktu yang tepat untuk bangkitnya industri kreatif, khususnya perfilman yang berpihak kepada rakyat.

IMG_20150519_131219

"Bioskop rakyat ini bukannya kita membangun gedung-gedung bioskop, tetapi bekerja sama secara periodik dengan balai desa, pesantren-pesantren, sekolah-sekolah, dan gedung-gedung yang sudah ada," ujar Damien Dematra, Sutradara dan Penasihat DKR.

Film-film yang diputar di Bioskop Rakyat tidak hanya karya dari sineas-sineas Jakarta, tetapi juga memberikan peluang kepada pelaku industri kreatif di daerah, khususnya para sineas muda agar film mereka dapat ditonton dan diterima seluruh masyarakat Indonesia. DKR mengharapkan film-film Indonesia dapat benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan mengembalikan film dalam posisi yang sebenarnya sebagai pembentuk budi pekerti bangsa, serta tidak hanya dikuasai oleh segelintir pemegang modal untuk keuntungan finansial semata.

"Tujuan kita adalah Indonesia bisa sejajar dengan Korea Selatan (dalam industri perfilman). Karena industri film ke depan bisa menghidupi bangsa, itu yang dilakukan Korea Selatan," ungkap Damien.

Ia melanjutkan, dalam rangka International Day of Families (15 Mei), Global Day of Parents (1 Juni), Public Service Day (23 Juni), dan International Day Against Drug Abuse & Trafficking (26 Juni), DKR untuk pertama kalinya meluncurkan film internasional yang diberi nama International Film Festival for Family, Public Service, Against Drug Abuse and Trafficking (IFFADAT). Festival film ini mengambil beberapa tema, yaitu keluarga, pelayanan publik, anti narkoba, dan trafficking.

Damien menambahkan, sudah terkumpul lebih dari 100 film dengan tema-tema diatas, yang berasal dari 30 negara dan telah dipilih 20 film yang akan diputar dalam festival tersebut dari tanggal 4 Juni sampai dengan 15 Juni 2015 di Jakarta. Setelah itu, film-film pilihan dari festival ini akan diputar di Jaringan Bioskop Rakyat dalam 1 tahun ke depan.

Sekjen DKR, Dedeh Kurniasih, mengatakan, DKR menargetkan 1000 Bioskop Rakyat dalam periode 3 tahun. Untuk itu, DKR telah mengadakan pemutaran pertama di Bioskop Rakyat yang bertepatan dengan Hari Isra Mi'raj, yang dilakukan di Pondok Pesantren Daarul Istiqomah, Cileungsi, Jawa Barat. Film perdana yang diputar DKR berjudul Captain Jihad dan film musik yang berceritakan tentang perdamaian, One Love for All. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)