Blackberry Innovation Center Senilai US$5 Juta di ITB Resmi Beroperasi

Mulai hari ini, Blackberry Innovation Center resmi beroperasi. Masyarakat di seluruh penjuru Indonesia bisa memanfaatkan tempat riset aplikasi dan konten mobile seharga US$ 5 juta yang terletak di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Hastings Singh, Vice President and Managing Director, South Asia Research in Motion (RIM), mengatakan, Blackberry Innovation Center ini bagian dari komitmen produsen smartphone asal Kanada ini untuk mengembangkan inovasi aplikasi dan konten baru yang bisa masuk di pasar Indonesia.

"Blackberry Innovation Center ini bagian dari strategi jangka panjang RIM dalam mengembangkan aplikasi dan konten mobile, tentunya juga menjadi bagian dari strategi RIM untuk ekspansi lagi di Indonesia," kata Singh di Bandung, Kamis (4/10).

Singh menambahkan, meski terletak di pusat kampus ITB, namun Blackberry Innovation Center ini terbuka bagi masyarakat umum. Sayangnya, ke depannya RIM tidak berencana membuat tempat riset serupa di wilayah lainnya.

"Kami pastikan ini akan jadi satu-satunya Blackberry Innovation Center di Indonesia, jadi di sini tak hanya terbuka bagi civitas ITB saja, kami mengundang semua developer aplikasi dan konten untuk datang ke sini," ucapnya.

Selain membangun tempat riset canggih di ITB, RIM juga memprakarsai Blackberry Academic Program di 50 universitas, perguruan tinggi dan sekolah di seluruh Indonesia. Program ini menyediakan bahan dan konten untuk mahasiswa mengenai pengembangan aplikasi mobile.

RIM juga menggandeng ITB, memberikan beasiswa kepada 30 mahasiswa setiap tahunnya, baik beasiswa untuk kuliah maupun untuk riset komputasi mobile. (Lila Intana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)