Holcim Fokuskan Pertumbuhan Berkelanjutan

Produsen semen Holcim menegaskan diri bahwa fokus perusahaan adalah pertumbuhan yang berkelanjutan. Artinya, kegiatan perusahaan tidak terbatas hanya memproduksi semen saja.

“Kami tidak hanya melihat industri ini sebagai proses produksi semen semata, namun lebih dari itu. Karena kami menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan pelanggan,” terang Eamon Ginley, Presiden Direktur Holcim Indonesia, di Jakarta.

Eamon Ginley, Presiden Direktur Holcim Indonesia

Dalam hal logistik, misalnya, perusahaan mempunyai solusi yang mencakup peningkatan penggunaan jaringan rel kereta di Jawa, fasilitas pengepakan baru yang berkecepatan tinggi, mempunyai gudang penyimpanan dan silo lebih banyak, dan pembangunan fasilitas pelabuhan baru, seperti di Bali Utara. Ini semua diperlukan untuk memperpendek rantai pasokan.

“Kami juga menggunakan produk kami sendiri, seperti beton yang dapat diaplikasikan dalam waktu singkat-Speed Crete yang dapat menyelesaikan pekerjaan perbaikan jalan lebih cepat dibandingkan produk serupa pada umumnya. Produk ini merupakan solusi terbaik untuk perbaikan dan perawatan jalan,” tambah Eamon.

Tak hanya itu, perusahaan juga turut berkontribusi dalam meningkatkan standar pendidikan dan merintis pembangunan konstruksi berkelanjutan dengan mendukung desain perencanaan dan manajemen proyek gedung Kampus Ecotech. Ini adalah sebuah fasilitas pendidikan hemat energi dan ramah lingkungan yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, Jawa Barat. Pembangunan gedung ini bekerja sama dengan Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI).

Dalam hal pengolahan limbah, Holcim pun berhasil menyediakan solusi pengelolaan limbah melalui Geocycle. Tercatat ada peningkatan pengolahan limbah sebanyak 11 persen, atau lebih dari 233.000 ton limbah, di mana 185.000 ton diantaranya berhasil dikonversikan menjadi energi menggantikan konsumsi batubara yang merupakan bagian dari energi tidak terbarukan.

Demi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, penggunaan energi pun termasuk yang diperhatikan. Karena biaya energi yang dikeluarkan perusahaan tentunya tidak sedikit. Karena itu, Holcim berinisiatif untuk menghemat energi melalui kerja sama regional Energy Activation across Regional Network (EARN). Kerja sama ini melihatkan lebih dari 40 pabrik semen Holcim di wilayah Asia Pasifik dan Asia Selatan. Inisiatif ini telah menghasilkan banyak ide inovatif, salah satunya adalah melakukan konservasi listrik dan penggunaan bahan bakar fosil. Melalui cara ini, perusahaan pun bisa menghindari penurunan marjin akibat kenaikan harga energi. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)