JDA Siap Garap Smart Logistics di Indonesia

Perusahaan penyedia perangkat lunak logistik, JDA siap menggarap pasar logistik di Indonesia berbasis digital. Hal itu disampaikan Amit Bagga,  Presiden Direktur JDA Asia Pasifik di Jakarta  (4/4/2018 ).

"Kami berniat akan menggarap logistik khususnya untuk perusahaan ritel dan consumer goods," ujar Amit. Dia optimistis akan berhasil mengembangkan bisnisnya di Indonesia karena beberapa hal. Pertama,  dari sisi kebijakan pemerintah yang menunjukkan dukungan penuh untuk terus mengembangkan e-commerce, gerbang pembayaran nasional berbasis digital dan insiatif industri 4.0.

Kedua, data IDC menunjukkan pada tahun 2021 nanti 40% dari PDB Indonesia akan terdigitalisasi. 10% dari perusahaan lokal Indonesia akan meningkatan pendapatannya dengan menjual data sebagai layanan jasa. Serta, 20% organisasi perusahaan lokal juga akan mentransformasi strateginya menjadi digital.

Selain itu menurut Amit, pengalaman panjang JDA di pasar global juga menjadi modal penting mereka. JDA telah menjadi mitra bagi 73 perusahaan ritel dunia dan 71 perusahaan consumer goods.

Teknologi perangkat lunak JDA alias kecerdasan buatan (artificial intelligent) telah membantu kliennya untuk manajemen logistik yang cerdas. Amit mencontohkan salah satu klien ritelnya bisa mengatur jadwal pengiriman barang dan mencocokan dengan jadwal kapal dan kondisi cuaca pada saat jadwal pengiriman. Jika diprediksi akan terjadi cuaca buruk, maka klien akan diberikan alternatif pengiriman melalui jalur lainnya. Pun,  dengan kecerdasan buatan yang disematkan di rak-rak penyimpanan, maka klien bisa mengakses informasi jumlah stok barang dan kapan harus mengisi lagi.

"Dengan teknologi perangkat lunak kami juga bisa memprediksi produk mana yang diinginkan konsumen untuk tahun depan, dengan begitu kami bisa merekomendasikan ke klien," jelas Amit.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)