Salurkan KUR, Ini Strategi BNI

Pemerintah memutuskan menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 9%. Harapannya, penyaluran KUR lebih cepat sehingga mampu menggerakkan perekonomian rakyat.

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Achmad Baiquni yakin penyaluran KUR pada tahun ini akan naik menjadi lebih dari Rp 10 triliun dibanding realisasi tahun lalu yang hanya Rp 3 triliun.

Penyaluran KUR BNI tahun ini mulai dilakukan secara simbolis di Pabrik Gula Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 13 Januari 2016. Penyaluran tersebut disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

“Kami optimistis penyaluran KUR BNI pada 2016 semakin meningkat dengan suku bunga yang semakin ringan bagi para debitor, yaitu menjadi 9%,” kata dia dalam rilisnya.

Direktur Utama Bank Negara Indonesia Tbk Achmad Baiquni Direktur Utama Bank Negara Indonesia Tbk Achmad Baiquni

Pada acara tersebut, ada 11 debitor KUR yang mendapatkan pinjaman baru, yaitu lima debitor asal Banyuwangi dengan nilai kucuran KUR sebesar Rp 840 juta, lima debitor asal Jember dengan nilai KUR Rp 550 juta, dan satu debitor dari Probolinggo senilai Rp 300 juta.

Penyaluran KUR di Jawa Timur cenderung mengalir pada sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja atau sektor produktif, yaitu industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan. Potensi penyaluran KUR di Jawa Timur masih terbuka. Salah satunya adalah para petani tebu yang berada di bawah binaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

“Penyaluran KUR BNI tak hanya tumbuh dari sisi nominal, namun juga kualitas kreditnya. NPL-nya turun. Penyalurkan KUR tahun ini akan lebih bagus karena bunga lebih rendah dan ekonomi membaik,” katanya.

Tahun lalu, BNI menyalurkan KUR kepada lebih dari 12.200 debitor dengan nilai Rp 3 triliun lebih hanya dalam waktu yang singkat, mulai Agustus hingga akhir tahun 2015. Jumlah KUR yang tersalur meningkat lebih dari 70% dibanding penyaluran KUR tahun sebelumnya.

Penyerapan KUR terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. Khusus untuk Jawa Timur yang dikelola oleh Kantor BNI Wilayah Surabaya, penyaluran KUR pada 2015 mencapai Rp 476,5 miliar yang terdistribusi kepada 2.022 debitor, baik debitur KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR TKI.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)