Smart City Tak Hanya Bicara Soal IT

11899949_1118292284866545_2619149886706707988_nKota merupakan elemen penting yang ada di setiap negara di seluruh dunia. Meskipun luasnya hanya sekitar 7% dari luas wilayah, keberadaan kota menjadi vital. Seluruh produktifitas daerah dan juga kesibukan berpusat di sini. Belum lagi mobilitas masyarakat yang tinggi, dapat berpengaruh pada berbagai permasalahan kota yang saat ini muncul.

Permasalahan mengenai kota, melahirkan sebuah tantangan baru, bagaimana mengelola kota secara cerdas dan juga beriringan dengan kesejateraan masyarakat yang tinggal di dalamnya. Tantangan ini dijawab dengan menerapkan sistem kota cerdas (smart city) di berbagai kota besar di Indonesia. Beberapa kota yang mulai menerapkan konsep smart city, dianugerahkan beberpa penghargaan. Hal ini dimaksudkan untuk menghargai daerah yang sudah berhasil, serta secara tidak langsung diharapkan mendorong kota lain untuk menerapkan konsep yang telah diberlakukan.

Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam smart city antara lain adalah aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Sebuah kota dianggap bisa menerapkan konsep cerdas dalam perekonomian apabila kota tersebut ditopang oleh perekonomian yang berjalan dengan baik, termasuk perjalanan industri dengan cara memaksimalkan sumber daya yang ada, termasuk sumber daya manusia yang merupakan aset terbesar.

“Banyak yang meyakini konsep dari smart city tersebut hanya dari kemudahan akses secara elektrik. Padahal, konsep smart city seharusnya mampu mensinergikan berbagai macam kepentingan. Tujuannya adalah meningkatkan kebahagiaan penduduk yang tinggal di dalamnya,” ujar Budiman Tanuredjo, Pemimpin Redaksi Harian Kompas.

Pengelolaan aspek sosial juga menjadi indikator dari kenyamanan masyarakat saat berada dalam kota tersebut. Indikator lainnya adalah layanan kesehatan, transportasi, layanan publik yang layak serta kegiatan sosial yang berkembang dengan baik. Pengelolaan lingkungan secara cerdas juga menjadi hal yang penting untuk meningkatkan kesehatan penghuni kota.

“Semakin kemari, kemajuan dari kecerdasan kota harus disinergikan dengan teknologi informasi. Namun semua elemen memang harus dipersiapkan agar semuanya bersinergi menuju kota yang lebih baik,” ujar Komara Djaja, Ketua Program Studi Pengembangan Tata Kota UI sekaligus menutup pembicaraan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)