SWA Gelar CFO Business Talk

Sebagai salah satu majalah yang selalu memberikan perhatian khusus terhadap dinamika bisnis di Indonesia, Majalah SWA berinisiatif menggelar sebuah acara CFO Business Talk yang membahas mengenai peranan CFO di era teknologi disruptif. Dalam acara yang berlangsung pada Selasa, 6 Desember tahun 2016 itu, sebanyak 12 CFO hadir guna berdiskusi lebih jauh tentang Dukungan teknologi digital apa yang diperlukan agar CFO bisa berperan lebih sebagai business driver sebuah perusahaan.

Nama-nama seperti Ernest Vincent Hutagalung (CFO Telkomtelstra), Emil Ermindra (CFO PT Timah Tbk), dan Armendra (CFO Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia), turut hadir dalam acara yang berlangsung kurang lebih 90 menit tersebut. Dalam sambutnya, Redaktur Senior SWA, Teguh Poeradisastra, mengatakan, saat ini CFO menghadapi banyak tantangan yang menuntut adanya respons atas sebuah informasi atau data yang cepat, akurat bahkan juga real time. Keterlambatan atas respons sebuah informasi atau data, bisa jadi berakibat pada musnahnya peluang bisnis dan juga mitigasi risiko keuangan yang terlambat. “CFO harus mampu mengolah data dan informasi yang diterima, membuat prediksi ke depan agar dapat mengambil keputusan untuk aksi yang perlu dilakukan,” ungkapnya.

Maka dari itu dalam acara tersebut, SWA sengaja menghadirkan beberapa narasumber seperti Arief Budiman (CFO Pertamina), Heri Supriadi (CFO Tekomsel), Oreos Petruk Mudrak (Mantan CFO Pelindo II yang kini menjabat CEO Pelindo III) dan juga Richard McLean (CFO SAP Asia Pacific Japan) untuk membagi pengalamannya berjibaku di era teknologi distruptif ini. “Harapan kami, pertemuan-pertemuan semacam ini dapat menjadi sumbangan kami dalam mendorong bisnis, sesuai motto kami tadi: di mana bisnis bergerak,” ujar Teguh.

20161206_143026-800x450

Dalam acara tersebut, Arief Budiman membagikan cerita tentang bagaimana Pertamina membangun sebuah sistem yang diberi nama Sistem Informasi Investasi Pertamina (SIIP) Untuk meng­integrasi seluruh proyek dan dokumen yang berada di ling­kungan Pertamina. Tak kalah seru, Richard McLean juga berbagi cerita tentang bagaimana SAP mendigitalisasi hampir semua value chain perusahaan sebagai landasan untuk melakukan inovasi dan optimalisasi. Sebagai CFO, Richard mengatakan sangat terbantu dengan adanya solusi pelaporan realtime SAP Digital Boardroom. Dengan begitu segala informasi seperti kenerja keuangan, jumlah pelanggan, supplier system dan lainnya dapat dilihat secara real-time yang pada akhirnya memudahkan  pengambilan keputusan lebih cepat dan lebih akurat. “Sebuah keuantungan bagi saya berada di perusahaan perangkat lunak teknologi. Jadi selalu ter-update teknologi terbaru,” ungkapnya.

Berbagai masukan dan diskusi dua arah terjadi dalam acara tersebut. Oreaos misalnya menjawab pertanyaan tentang bagaimana sinkronisasi antara bagian keuangan dan pengadaan barang di Pelindo II dengan cara membangun sistem e-budgeting yang akuntable. Begitu juga Heri Supriadi yang membagikan kiat-kiat Telkomsel akhirnya membukukan pertumbuhan triple double digit, sehingga acara tersebut lebih hidup karena tidak membatasi diri hanya dalam pembahasan teknologi, namun jantung inti di bidang keuangan, yaitu strategi meraih angka-angka kinclong di buku laporan keuangan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)