Tahun Ini Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 6,3%

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo (kedua dari kiri) di acara Kompas100 CEO Forum, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih buruk, Indonesia tetap bisa bertahan. Ekonomi negara ini dinilai masih akan tumbuh di kisaran 6 persen pada tahun 2012 ini. Agus DW Martowardojo, Menteri Keuangan, berharap pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 6,3 persen di akhir tahun.

"Ekonomi tahun 2012, kami melihat bahwa kuartal IV mungkin bisa tumbuh di kisaran 5,9-6,3 persen. Kalau bisa tumbuh sebesar itu artinya di tahun 2012, kita bisa tumbuh 6,3 persen (year on year)," kata Agus, di hadapan peserta Kompas100 CEO Forum yang digelar, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/20120).

Diterangkan Agus, kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak bisa lepas dari kondisi ekonomi dunia. Sekarang, ekonomi dunia sedang berada dalam kondisi yang buruk. Apa tandanya? Ia pun mengutip data yang dirilis Dana Moneter Internasional (IMF) yang sudah beberapa kali melakukan revisi pertumbuhan ekonomi dunia.

Pada pertengahan tahun 2011, ekonomi dunia masih diprediksi bisa mencapai 4,4 persen untuk tahun ini. Namun, angka terakhir yang dikeluarkan IMF hanya 3,3 persen untuk 2012. Revisi pertumbuhan ekonomi juga berlaku untuk tahun depan. Tadinya, ekonomi global ditaksir bisa tumbuh 3,9 persen sekarang hanya 3,6 persen. "Yang tadinya 4,4 persen terus dikoreksi," lanjutnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi Indonesia? Agus berpendapat, ada sejumlah analis yang memprediksi ekonomi Indonesia bisa tumbuh di rentang 5,7-6,5 persen untuk tahun ini. Akan tetapi, untuk tahun 2013, dipandang ekonomi tumbuh lebih rendah yakni 3,5-6,1 persen. "Itu ada 14 analis yang mempunyai pandangan seperti itu. Tapi konsensus rata-rata mengatakan pertumbuhan ekonomi ada di kisaran 6,1 persen untuk 2012 dan 6,1 persen di 2013," tambahnya.

Pemerintah sendiri berharap ekonomi tahun ini bisa tumbuh 6,3 persen, dan 6,8 persen untuk tahun 2013. Dengan kondisi tumbuh di sekitar 6 persen artinya ekonomi Indonesia bisa dikatakan masih baik. Apalagi, tahun lalu, ekonomi bisa sampai tumbuh 6,5 persen, di mana ini adalah capaian yang tertinggi sejak tahun 2000. "Dan yang tertinggi yang kita capai yaitu tahun lalu yaitu 6,5 persen," Agus menegaskan.

Sekalipun pertumbuhan ekonomi masih bagus, ia mengingatkan bahwa penciptaan lapangan kerja terus menjadi tantangan. Apalagi, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang masih mengirimkan tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian cukup ke luar negeri. "Walau dikatakan 10 tahun terakhir sudah baik, tapi harus ini pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia," tandasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)