Gebrakan Good Time Diawali dengan Riset

Basuki, Sales Director PT Arnott’s Indonesia Basuki, Sales Director PT Arnott’s Indonesia

Good Time bisa dikatakan sebagai salah satu merek yang membuat gebrakan dengan kenaikan peringkat indeks kepuasan konsumen-nya yang cukup signifikan di kategori biskuit, dari peringkat 9 ke peringkat 2. Tahun sebelumnya (2010), posisi Good Time juga tidak jauh dari posisi 9, yaitu posisi 10. Apakah gerangan yang membuat posisi Good Time bisa melompat ke papan atas?

Hasil beserta metodologi survei merupakan satu hal. Upaya pihak Arnott’s dalam mengembangkan merek Good Time merupakan hal lain lagi yang tidak harus dan selalu berhubungan searah. Namun, hasil survei kepuasan pelanggan kali ini yang dilakukan pihak ketiga sejurus dengan upaya yang telah dilakukan PT Arnott’s Indonesia – produsen Good Time – hampir setahun terakhir.

“Survei Besar” untuk mengetahui karakter dan pola konsumsi konsumen Good Time dilakukan Oktober-Nopember 2011. Basuki, Sales Director PT Arnott’s Indonesia, mengatakan bahwa survei besar tersebut baru kali itu dilakukan. Kemudian, hasil survei itu dilanjutkan dengan household interview untuk memperdalam temuan survei itu. Dari hasil riset tersebut, pihak Arnott’s mulai melakukan re-formulasi dalam hal produk dan distribusi (juga display). Berikut wawancara Denoan Rinaldi dengan Basuki (Direktur Penjualan PT Arnott’s Indonesia) dan dilengkapi dengan Sophie Irene (Manajer Pemasaran Good Time Brand PT Arnott’s Indonesia):

Apa saja yang Arnotts lakukan sehingga nilai kepuasan pelanggan Anda, khususnya pelanggan Good Time, meningkat?

Pada Oktober-Nopember 2011, kami melakukan riset atau survei tentang profil kebutuhan konsumen tentang snack. Tujuannya, kami ingin mengetahui, pada occasion seperti apa, konsumen akan mengonsumsi apa? Setelah melakukan survei itu, kami juga melakukan household interview. Pada interview itu, tim kami menanyakan mengenai kebiasaan mereka mengonsumsi Good Time, waktu ketika mereka mengonsumsi Good Time, rasa Good Time, kemasan Good Time. Setelah itu dilakukan, kami melakukan perbaikan-perbaikan formulasi produk Good Time. Perbaikan ini bisa dilihat dari perubahan packaging dan penataan produk di toko. Itu semua kami lakukan setelah kami lakukan survei pada akhir 2011 lalu.

Survei itu dilakukan berapa periode sekali? Bisa dijelaskan lebih lanjut mengenai survei itu?

Survei pada akhir 2011 itu merupakan survei besar yang kami lakukan untuk mengetahui profil dari occasion, jenis produk yang konsumen butuh, dan penggunaannya. Occasion berbicara mengenai kapan konsumen mengonsumsi sesuatu? Produk apa yang dikonsumsi konsumen? Apakah konsumen mengonsumsi produk itu sendiri atau bersama orang lain?

Setelah melakukan survei besar itu, kami menindaklanjutinya dengan household interview dan kemudian perbaikan produk yang dilakukan oleh tim marketing dan tim R&D. Dalam tiga bulan sekali, tim marketing melakukan home visit. Mereka memiliki panel konsumen dan akan mendatangi rumah-rumah konsumen untuk melihat pola konsumsi mereka dan mendengarkan masukan dari konsumen.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)