Iman Ashar, Pemenang Lomba Desain Landmark Summarecon Bekasi

Untuk melibatkan peran serta masyarakat dalam menata Summarecon Bekasidan sebagai komitmen untuk mengusung konsep baru hunian dan komersial, PT Summarecon Agung mengadakan lomba Desain Penataan Area Bundaran Utama Semmarecon Bekasi. Lomba yang dibuka sejak awal November lalu, berhasil menjaring 610 peserta dari berbagai kalangan professional seperti seniman (pematung), arsitek, desain interior, desain grafis dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar bahkan juga Singapura.

Seleksi lomba dilakukan mulai Desember 2011 – Februari 2012 oleh team dewan juri seperti M. Ridwan Kamil (Ketua Dewan Juri), Mohammad Danisworo (Pakar Perencanaan Perkotaan), Johannes H. Spies (Master Planner Summarecon Bekasi), Rita Widagdo (Pakar Bidang Seni) dan lain-lain. Dari 610 karya, diseleksi untuk mendapatkan 10 besar yang akan diseleksi/babak final yang akan dipamerkan di Summarecon Bekasi Expo (3-5 Februari 2012) di Mal Kelapa Gading 3.

Sebagai wujud penghargaan dan apresiasi atas pemikiran dan antusias dari peserta, saat pembukaan Summarecon Bekasi Expo (3/2), perusahaan ini memberikan hadiah kepada 10 orang pemenang. Pemenang I (Iman Ashar) menerima total hadiah senilai Rp 100 juta, pemenang II (Ignatius Susiadi Wibowo) menerima total hadiah senilai Rp 50 juta dan pemenang III (Dani Hermawan) menerima total hadiah senilai Rp 25 juta. Sedangkan untuk 7 nominasi lainnya yang masuk dalam 10 besar, masing-masing menerima hadiah senilai Rp 6 juta.

Menurut Adrianto P Adhi, Direktur Eksekutif Summarecon Bekasi, bundaran utama Summarecon Bekasi ini nantinya, selain akan menjadi identitas kota, juga akan menjadi landmark yang akan mengabadikan perjalanan sejarah kota Summarecon Bekasi. Terlebih, di kawasan yang luasnya sekitar 240 hektar akan dibangun kawasan compact city yang memadukan kawasan hunian dan komerisial prestisius seperti mal, hotel, office park dan fasilitas komersial lainnya seperti pusat perdagangan, ruko, pasar basah modern, serta akan dikembangkan pusat finansial, pusat otomotif, dan building material. Sementara itu, untuk hunian, rencananya dikembangkan perumahan dalam bentuk cluster, apartermen, townhouse dan kondominium.

Pembangunan Summarecon Bekasi secara keseluruhan akan dilakukan selama 10 tahun, dan diperkirakan membutuhkan dana Rp 17,5 triliun. Untuk memuluskan proyeknya itu, Summarecon membangun jalan layang Ahmad Yani sepanjang 1 kilometer yang diharapkan akan selesai akhir tahun 2012. Jalan layang ini didimaksudkan untuk memudahkan akses masyarakat Bekasi yang menghubungkan Bekasi Utara dan Selatan. “Saat ini pembangunannya sudah sekitar 60% selesai, untuk pembangunan jalan layang ini dibutuhkan investasi Rp 200 miliar,” ujar Adrianto.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)