Pameran Moal Bebeja Bukukan Transaksi Rp 500 juta

Selama dua hari penyelenggaraan pameran sekaligus pelatihan kewirausahaan terbesar di Jawa Barat yang digelar Moalbebeja, berhasil mencatat transaksi penjualan sebesar Rp 500 juta. Pameran wirausaha muda ini juga mampu menarik 20.000 pengunjung, baik dari dalam ataupun luar kota.

Acara ini menghadirkan 250 pelaku usaha kecil menengah (UMKM) yang berada di Bandung. Sebagian besar di antaranya adalah bisnis Food&Beverage (F&B), fashion, souvenir, perlengkapan industri, hingga bisnis musik. Moal Bebeja diklaim berbeda karena selain menyiapkan booth untuk berjualan, juga menyediakan wadah untuk bertukar ilmu. Melalui program “Boekaboekaan”, calon wirausaha bisa mendapatkan ilmu dari pelaku usaha yang sudah sukses.

Selain itu, juga menawarkan paket Modul, alias Modal Dengkul. Paket ini adalah kreasi dari pihak penyelenggara dan para brand partner untuk menjalin kemitraan baru. Misalnya melalui titip jual, reseller, beli putus, hingga bentuk franchise dan kerjasama lainnya.

Kenapa Bandung? “Itu karena kami melihat potensi wirausaha-wirausaha muda di Bandung cukup besar. Banyak anak muda yang sudah mahir berbisnis padahal mereka masih kuliah. Mereka juga memiliki sifat mau berbagi ilmu dengan sesama,” ujar Swestla Wendrasti, Project Manager MyOyeah.

Menurutnya, acara ini juga dapat membantu pelaku usaha UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI, BPOM, HAKI, serta membantu mengembangkan bisnis seperti pendanaan, ekspor, hingga kemitraan baru. Untuk itu, panitia menyediakan konsultan, baik dari profesional ataupun pejabat setempat.

Banyak pengusaha pemula yang mengeluh soal proses legal, hingga masalah pendanaan. Di sini, mereka bisa bertemu langsung dengan lembaga tersebut, sehingga prosesnya bisa lebih singkat,” Asti menambahkan.

Sementara itu, Iwan Gunawan, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan UKM, Koperasi dan Kemitraan KADIN Jawa Barat, mengatakan, selama ini banyak pelaku UMKM khususnya anak muda yang sulit mendapatkan wadah dalam hal promosi dan menjalin investor. Maka dari itu, Iwan mengharapkan, Moalbebeja bisa dijadikan ajang tahunan untuk membuktikan bahwa Jawa Barat memiliki potensi bisnis yang cukup besar. “Moalbebeja bukan hanya acara B to C, tapi juga B to B, dan ini sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM,” sambungnya.

Beberapa merek yang ikut berpatisipasi antara lain, merek kuliner : Risoles Melepuh, Cuanki Dara Kembar, Whiteplate Premium Bites, Mr.Komot Cake Shop, Bebek Van Java, Ladifa Cookies. Merek fashion : Monipoly, Qiat Footmate, Jirave DC, Kulkith, Pumpkin Shoes, SMITH. Merek peserta KADIN: Supernova House, Perca-perca, PW Cakery, Yoghurt Van Java, dan masih banyak lagi. (Ario Fajar/EVA)

Leave a Reply

1 thought on “Pameran Moal Bebeja Bukukan Transaksi Rp 500 juta”

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)