Parakrama Targetkan BSWF 2017 Raup Rp 40 Miliar

Masyarakat yang sedang merencanakan pernikahan nampaknya akan sangat terbantu dengan acara yang satu ini, Balai Sudirman Wedding Fair 2017. Pasalnya, acara pameran vendor pernikahan tersebut akan diikuti 100 lebih penyedia jasa venue, katering, dekorasi, busana pengantin, perhiasan pernikahan, tata rias, hingga paket hiburan pernikahan dalam satu tempat, sehingga memudahkan para calon mempelai dalam merancang acara pernikahannya. Acara yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 24 – 26 Maret 2017 di gedung Balai Sudirman, Jakarta itu sendiri terbuka untuk umum dan gratis.

Konferensi pers Balai Sudirman Wedding Fair 2017 di Jakarta (22/3)

Acara BSWF 2017 sendiri digelar oleh Parakrama Organizer, salah satu anak perusahaan AA Photo Group yang bergerak di industri pernikahan.  Parakrama Organizer yang didirikan pada tahun 2005 ini dulu dikenal dengan nama Manten House Exhibition Organizer. Saat ini Parakrama Organizer menyelenggarakan 4 pameran pernikahan setiap tahunnya yaitu  Pengantin Expo, Balai Sudirman Wedding Expo dan Gebyar Pernikahan Indonesia yang diselenggarakan 2 kali dalam setahun.  "Dengan event Balai Sudirman Wedding Fair (BSWF) 2017, kami menghadirkan wedding expo terbaik bagi calon pengantin, dan para calon tersebut mendapatkan referensi yang terbaik," ujar Arief Rachman, Direktur Pemasaran Parakrama Organizer, dalam acara konferensi pers BSWF 2017 di Jakarta, kemarin (22/3/2017).

Berbagai nama terkenal dalam industri vendor pernikahan  pun hadir di acara yang menempati area Panti Prajurit seluas 3 ribu m2 itu. Antara lain, Alfabet Catering, Dwi Tunggal Citra Catering, Puspa Catering, Puspita Sawargi Catering,  Aska Anggun Art, Rina Gunawan Wedding Organizer, Redberry Wedding, Putra Mahkota Entertaiment, Rumah Kampung dan masih banyak lagi. “Dengan nama – nama besar tersebut diharapkan dapat mendorong pengunjung untuk bertransaksi selama pameran. Kami targetkan jumlah transaksi di acara ini mencapai Rp 40 miliar dan jumlah pengunjung 12 ribu orang,” jelasnya.

Dalam BSWF 2017, Parakrama mengangkat tema The Royal Wedding. Konsep tersebut diwujudkan dalam nuansa panggung yang didekorasi dengan budaya Jawa Tengah khususnya Yogyakarta yaitu Joglo. Konsep ini sengaja dipilih lantaran menurut Arief 50 persen pernikahan di Jakarta masih banyak yang menggunakan adat Jawa. Meski demikian, berbagai tema pernikahan dari aneka suku bangsa lainnya juga turut diapresiasi dalam BSWF 2017.  “Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya, adat istiadat turun temurun di mana salah satunya adalah upacara pernikahan adat tradisional. Kami menghargai berbagai daerah di tanah air yang memiliki prosesi adat yang berbeda,” Arief menambahkan.

BSWF sendiri akan dimeriahkan oleh berbagai program hiburan seperti peragaan busana, penampilan musik hidup, acara bincang-bincang, dan program berhadiah dengan hadiah utama 1 unit Mobil Toyota Agya. Pada hari pertama pameran besok, Kementerian Perindustrian direncanakan akan turun membuka acara BSWF 2017.  " Selain gratis untuk umum, kami juga menyediakan promosi bagi pengunjung dengan memberikan diskon wedding package sebesar 5  sampai 20 persen," jelas Arief, berpromosi.

Tags:
Wedding

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)