Rumah Zakat Bantu 3 Juta Warga Kenya

Tak ada hari tanpa berbuat kebaikan. Bencana kelaparan tak hanya melanda Somalia, tapi juga negara tetangganya, Kenya. Warga di beberapa wilayah seperti Garissa dan Dabaab harus menderita karena kelaparan.

Berdasarkan data dari Palang Merah Kenya, jumlah warga Kenya yang darurat bantuan pangan telah meningkat dua kali lipat, yakni menjadi sekitar tiga juta orang dalam tiga bulan terakhir. Jumlah tersebut diprediksi akan terus naik setiap harinya.

Akhir pekan lalu, tim kemanusiaan Rumah Zakat diundang dalam acara malam amal penanggulangan kelaparan yang diselenggarakan Muslim Women’s Network di Intercontinental Hotel, Nairobi, Kenya. Dalam acara tersebut, Menteri Luar Negeri Kenya, Dr. Amina Mohammed menjadi ambassador program “Drought Charity Family Dinner” bagi keluarga yang terdampak kelaparan di Kenya.

“Ternyata kekeringan yang melanda Afrika juga dialami oleh sebagian wilayah Kenya. Di Kenya sendiri ada 23 wilayah yang terdampak kekeringan dan kelaparan. Bahkan ada camp pengungsi di Garissa dan Dabaab yang kondisinya sangat parah seperti di Somali,” kata Hermansyah, Program Management Division Head Rumah Zakat.

Rumah Zakat pun bergerak cepat mewujudkan komitmen membantu sesama. Mereka turut membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak di wilayah di Garissa dan Dabaab. Mereka membantu kebutuhan pangan 100 keluarga secara penuh selama satu bulan. “Insya Allah, jumlah ini akan terus bertambah dengan sinergi bersama masyarakat Indonesia,” ungkap Hermansyah.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)