Strategi Polygon Perkuat Posisi di Pasar Asia


 

Perubahan perekonomian global berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir ini dipengaruhi oleh gejolak politik, sosial budaya, hingga teknologi. Pada akhirnya mendorong persaingan industri yang semakin kompetitif. Keberhasilan akan di dapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dan terus melakukan ekspansi terhadap pasar dan menjadi industri yang mampu bersaing di pasar global.

Hal ini juga yang dilakukan salah satu produsen sepeda kelas dunia asal Indonesia; Polygon untuk terus memperkuat pasar secara global, salah satu-nya dengan mengikuti pameran di skala internasional. Keikutsertaan ini menjadi sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan teknologi dan inovasi yang dikembangkan Polygon, memperkuat brand-image dalam skala global, dan memperluas partnership.

Taipei International Cycle Show adalah salah satu pameran sepeda internasional yang diikuti pada tanggal 22-25 Maret 2017. Diadakan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), yang merupakan organisasi non profit terkemuka di Taiwan. “Sejak tahun 2012 Polygon sudah berpartisipasi di Taipei International Cycle Show, dan keikutsertaan di tahun 2017 untuk terus memperluas distribusi produk dalam skala global”, tegas Devina Susilo selaku Marketing Communications Polygon Bikes Internasional.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pameran tahun ini juga diadakan di Taipei Nangang Exhibition Center, Hall 1, TWTC Exhibition Hall. Pada tahun 2016 lalu, event ini diikuti oleh 1.104 exhibitor yang terdiri dari produsen sepeda, aksesori sepeda serta produk terkait dan dipadati 41.621 pengunjung yang berasal dari berbagai belahan dunia.

Perhelatan Taipei International Cycle Show 2017 juga dimanfaatkan Polygon sebagai momentum memperkenalkan High-End Mountain Bikes (MTB) yang sarat dengan teknologi tinggi. Hal ini terlihat dari tipe sepeda yang akan ditampilkan dalam pameran tersebut, yakni seri Collosus DH9 UR Team Edition, merupakan seri khusus yang memiliki spesifikasi sama dengan yang digunakan saat berkompetisi di ajang World Cup Championship dan berhasil menyabet beberapa podium dalam 2 musim.

Seri lain yang diperkenalkan adalah Trid ZZ, Slope Style full suspension yang telah dirilis pada Eurobike 2016 lalu. Terlahir dari hasil riset mendalam selama beberapa tahun bersama Sam Reynolds untuk menciptakan sepeda yang kompetitif di ajang FMB World Tour. Trid ZZ juga diuji secara langsung oleh Kurt Sorge, proffesional rider yang memenangkan kompetisi level dunia Redbull Rampage (kompetisi freeride ter-ekstrem di dunia).

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)