Tambah Jalur Pemasaran, Vitabiotics Hadir di Modern Market

Perusahan asal Inggris, Vitabiotics, sudah ada sejak 46 tahun. Di Indonesia sendiri Vitabiotics sudah hadir sejak tahun 1998, namun pemasarannya masih berfokus di resep dokter (ethical) yang ditawarkan oleh medical representative. Cara ini dipilih karena masyarakat Indonesia belum terbiasa dengan vitamin dan produk yang ditawarkan, sehingga perlu penjelasan produk terlebih dahulu. “Di kalangan dokter, produk kami sudah terkenal dalam mendukung resep-resep dokter. Salah satu produk kami yang terkenal di kalangan dokter yaitu Ovocare, Oligocare, Osteocare, ” ujar Inoer Syamsu Ariandy, General Manager PT Vitabiotics Utama Indonesia.

whatsapp-image-2016-12-28-at-11-32-38

Namun, setahun belakangan ini, Vitabiotics mulai merambah ke pasar over the counter (OTC). Modern market pun dipilih sebagai jalur distribusi karena modern market memiliki jalur distribusi yang luas menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Perluasan jalur distribusi ini dilakukan karena adanya BPJS Kesehatan sehingga para dokter tidak mungkin lagi merekomendasikan produk Vitabiotics mengingat harga yang ditawarkan cukup mahal mulai dari Rp180 – 350 ribu.

“Boleh dibilang produk-produk kesehatan Vitabiotics paling lengkap. Mulai untuk kecantikan, kesehatan dan sebentar lagi produk untuk dietary juga akan masuk setelah regsistrasi ke BPOM selesai. Malahan, produk Vitabiotics itu dibedakan berdasarkan umur dan gender. Sebab, beda usia dan jenis kelamin berbeda kebutuhannya untuk multivitamin, ” jelas Inoer.

Perjalanan Vitabiotics di pasar modern market dimulai pada Oktober tahun lalu dengan menggandeng Aeon Supermarket BSD City, Watson, Guardian, Gold’s Gym, dan Pitbull Academy. Sampai akhir Desember 2016, produk Vitabiotics sudah ada di 30 cabang Guardian. Targetnya, hingga akhir tahun 2017, Vitabiotics sudah ada di 100 cabang Guardian. Produk Jointace juga bisa didapatkan di 19 cabang Gold’s Gym.

Baru beberapa bulan di modern market, produk Vitabiotics diterima dengan baik. Terbukti produk Perfectil, Wellman, Wellwoman, Wellkid, Jointace gel, Immunace, Visionace, Pregnacare, Ferroglobin, Diabetone, dan Liveril menjadi produk bestseller tahun lalu. Dijual dengan harga Rp180 ribu -325 ribu, pertumbuhan Vitabiotics di modern market cukup baik, sekitar 7%. Sedangkan untuk ethical pertumbuhannya mencapai 87%. Tahun ini, Vitabiotics akan mulai fokus memasarkan Vitabiotics melaui jalur media dan blogger.

Sejak 11 tahun lalu, Vitabiotics sudah memiliki pabrik sendiri di Indonesia yang berlokasi di Padalarang, Jawa Barat. Pabrik ini dikhususkan untuk memproduksi produk yang dipasarkan di Indonesia. Namun, Inoer mengatakan saat ini pabrik di Indonesia sedang disiapkan untuk memproduksi produk untuk ekspor ke Asia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)