Tingkatkan Penjualan Melalui Mobile Marketing

Pemasaran melalui digital marketing saat ini memang menjadi tran di beberapa perusahaan dunia, termasuk di Indonesia. Alasannya, digital marketing dapat mencakup semua kalangan masyarakat di manapun mereka berada. Mobile marketing merupakan salah satu cara untuk bagian dari kampanye digital marketing. Pengaplikasiannya  pada koneksi Internet  tergantung pada smartphone.

Selain itu, mobile marketing merupakan salah satu cara yang efektif untuk melakukan pemasaran dan kampanye produk. Hal ini dikarenakan gaya hidup masyarakat saat ini lebih dekat dengan mobile, sehingga banyak dipilih sebagai sarana promosi yang efektif.

Tidak hanya di Amerika dan Eropa, Mobile marketing juga menjadi sesuatu yang berhasil untuk dilakukan di kawasan Asia. Termasuk meningkatkan penjualan. Terbukti di beberapa negara Asia seperti China dan India, mobile Marketing menjadi hal yang penting dalam melakukan campaign dan promosi produk.

Jpeg Jpeg

“Seringkali beberapa negara di Asia pesimis mengenai efektivitas mobile marketing. Mereka berpikir bahwa mobile marketing hanya bisa dilakukan di wilayah luar Asia. Namun ternyata tidak. Coca Cola di China menerapkan mobile marketing. Mereka menggunakan sekitar 4% dari budget penjualan mereka, namun menghasilkan sekitar dua kali lipat pendapatan yakni sebanyak 8%,” ujar Rodit Dadwal, Managing Director Mobile Marketing Asia Pasific.

Rodit juga berpendapat bahwa seperti halnya pemasaran melalui teknologi sebelumnya, pemasaran tidak memata-mata hanya harus dilakukan di mobile marketing. Mobile marketing dipandang sebagai sinergi yang harus dilakukan guna meningkatkan nilai penjualan.

“Jika menggunakan mobile marketing hanya mendapatkan impak sebanyak 1, maka dengan menerapkan mobile marketing dapat meningkatkan impak 1,9 kalinya.,” lanjut Rodit.

Azalea Aina, Program Director Marketing Association Indonesia, menyatakan, saat ini kesadaran mengenai pentingnya strategi mobile marketing masih belum diterpkan. Banyak perusahaan besar di Indonesia yang yang hanya mengalokasikan budget mereka di mobile marketing hanya kurang dari 5 persen.

“Di sini kami bermaksud untuk meningkatkan kesadaran untuk lebih memprioritaskan pemasaran kepada mobile marketing,” tutupnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)