Pertaruhan Ndang Sutisna Kembang DuniaHalal.com

Agung Sr Managing Director PT Galaxy Dunia Halal (kiri) dan Ndang Sutisna Direktur Utama PT Galaxy Dunia Halal (ketiga dari kiri) di sela-sela launching belanja online duniahalal.com

Bisnis e-commerce terus tumbuh di Indonesia, kali ini muncul situs belanja duniahalal.com yang menawarkan produk halal, baik dari sisi produk maupun cara pembayarannya.

Indonesia, dengan mayoritas penduduk umat Islam merupakan ceruk pasar tersendiri yang bisa digarap. Sebagai negara yang dihuni sekitar 261 juta umat muslim atau 80% dari jumlah penduduk, merupakan pasar potensial yang bisa digarap. Apalagi dengan kemajuan teknologi memicu lahirnya para entreprenuer baru khususnya, khususnya para star up di bidang e-commerce.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), nilai bisnis e-commerce di Indonesia pada tahun 2015 mencapai US$ 3,56 miliar atau setara Rp 46 triliun. Perkembangan industri ini, juga ditandai dengan pertumbuhan jumlah toko online dan marketplace yang kian agresif.

Perkembangan e-commerce di Indonesia setiap tahun terus mengalami pertumbuhan. Bisnis ini bahkan telah menggeser paradigma perdagangan tradisional menjadi electronic commerce dengan memanfaatkan kemajuan teknologi information and communication technology (ICT).

Hal tersebut di atas menginspirasi Ndang Sutisna masuk ke bisnis e-commerce melalui DuniaHalal.com dengan bendera PT Galaksi Dunia Halal.

Menurut Ndang Sutisna, Direktur Utama PT Galaksi Dunia Halal, perusahaan yang dirintis tahun 2017 ini merupakan e-commerce marketplace berbasis halal yang pertama di Indonesia, yang menyediakan berbagai produk halal.

Ndang menambahkan, melalui www.DuniaHalal konsumen diberikan kemudahan untuk berbelanja di DuniaHalal. Produk yang dijual juga beragam mulai dari fashion, makanan dan minuma, produk herbal, elektronik, kaligrafi, hingga otomotif.

Selain produk diatas, Agung Sr, Managing Director DuniaHalal, menambahkan pihaknya juga menyediakan beragam kebutuhan ibadah kaum muslim antara lain, perlengkapan ibadah hingga wisata halal, termasuk diantaranya paket umrah dan haji. Selain itu, ada pula layanan pembelian pulsa, listrik, PDAM, BPJS dan transaksi PPOB (Payment Point Online Bank).

Agung mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan dengan matang untuk masuk ke pangsa pasar muslim. Terlebih, lanjut dia, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas pemeluk agama Islam.

Diakui Ndang, saat ini DuniaHalal telah memiliki 30.000 produk. Untuk ke depan, ditargetkan bisa mencapai 100.000 produk dalam kurun waktu satu tahun ke depan. "Omset kami saat ini sekitar Rp 80 miliar-90 miliar rata-rata per bulan. Untuk tahun pertama DuniaHalal menargetkan nilai transaksi Rp 1 triliun, dimana kontribusi terbesar berasal dari produk muslim (mencapai 80%), sisanya dari produk umum " kata Ndang.

Pihaknya optimis, mengingat Indonesia sendiri memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi yang terus bergerak maju, kami yakin bisnis e-commerce khususnya belanja online akan terus tembuh.

Saat ini investasi yang digelontorkan menurut Ndang sekitar Rp 100 miliar, jumlah itu akan terus bertambah mengingat masih banyak fitur akan dikembangkan misalnya pembayaran kredit dengn cicilan tanpa bunga yang membutuhkan dana besar. "Kami telah menggandeng beberapa bank untuk mendorong program ini seperti BNI Syariah, Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, BRI, Mandiri dan lain-lain," kata Ndang.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)