Peserta Kategori Daun Muda dan Baru Gede Citra Pariwara 2018 Naik 20%

Perhelatan besar industri kreatif di Indonesia yang sudah 31 tahun diselenggarakan tanpa jeda kembali di gelar. Ajang Citra Pariwara tahun ini eranya milenial. Untuk kategori Daun Muda dan Baru Gede, yang pesertanya berada di bawah usia 30 tahun naik jumlahnya 20% dibanding tahun sebelumnya.

Mengusung tema "Menuju Masa Depan dengan Kembali ke Makna Awal", Citra Pariwara 2018 mengajak pelaku kreatif dan periklanan untuk kembali pada fokus utama industri ini, yaitu great work that works. Anugerah tertinggi insan kreatif ini akan digelar pada Jumat 30 November 2018 di Episentrum, Jakarta Selatan.

Menurut Anne Ridwan, CEO, Ogilvy & Mather  Indonesia, ada 1.000-an submisi yang masuk ke meja panitia. Dan menariknya sejak 2007 ajang Citra Pariwara terus mendorong karya Indonesia makin dikenal di luar negeri dengan melibatkan juri-juri dari luar negeri. Upaya ini tidak sia-sia, karya-karya Indonesia pernah menjadi pemenang penghargaan di The Cannes Lions International Festival of Creativity, penghargaan tertinggi di kancah dunia bagi pelaku kreatif.
Lebih jauh wanita yang didaulat menjadi CEO Ogilvy sejak Juni 2017 ini mengatakan maturitas industri periklan di Indonesia tergolong di bawah dunia, dengan kehadiran juri dari luar negeri, akan membawa pengalaman agar kita belajar dan lebih berkembang di festival kreativitas dunia. "Bahkan Indonesia dapat mewarnai festival periklanan dengan standar dan cara penilaian yang sangat fair di Citra Pariwara," tutur wanita yang kini juga Ketua Citra Pariwara 2018. Para juri Citra Pariwara merupakan tokoh-tokoh yang ahli dalam bidangnya baik dari lingkungan agensi periklanan maupun para pemimpin dalam perusahaan-perusahaan bluechip dunia.

Wirmandi Sugriat, Ketua Koordinator Penjurian, mengatakan, tahun ini, para juri memiliki tugas yang berat dengan semakin meningkatnya ragam dan variasi karya yang masuk di Citra Pariwara. Dunia periklanan Indonesia sudah mampu bersaing dengan karya-karya pemenang penghargaan kelas dunia. 

Para juri Citra Pariwara 31 terpilih dari kalangan yang telah diakui keahliannya tidak saja dari jumlah penghargaan yang mereka dapatkan, namun dari kinerja mereka di perusahaan masing-masing. Dengan kombinasi juri yang berasal dari pelaku industri dan pengambil keputusan di perusahaan-perusahaan ternama, para nominator dan finalis Citra Pariwara kali ini dapat dipastikan merupakan yang terbaik di bidangnya masing-masing. Menariknya peserta tahun ini yang meningkat pesat hingga 20% ada di kategori Daun Muda dan Baru Gede, khusus untuk pelaku kreatif berusia di bawah 30 tahun dengan peserta 200 orang. 

“Pelaku industri periklanan merasakan tekanan bagi pelaku kreatif untuk dapat menghasilkan karya yang mumpuni, tidak saja penuh kreatifitas namun juga mendukung bisnis. Di tengah kejenuhan dalam berkreasi, satu hal yang paling penting untuk selalu diingat oleh pelaku industri, yaitu kembali ke asal. Kembali ke bagaimana great workmemberikan kepuasan bagi pelaku industri ini," jelas Anne.

Tahun ini  Citra Pariwara akan menampilkan karya-karya terbaik dari 14 kategori antara lain, Print & Print Craft, Radio, Film, Out-of-Home, Direct Promotion, Non-Conventional, Integrated, Digital, Media, Design, Radio Craft, Film Craft, TV Stationserta kategori BG dan Daun Muda awards. 
Seiring dengan fokus Pemerintah Indonesia untuk memajukan industri kreatif di Indonesia, P3I dan Citra Pariwara merayakan 31 tahun ajang kreatifitas ini dengan mengajak pelaku industri periklanan untuk kembali ke makna awal industri ini, yaitu purpose-driven creativity atau kreatifitas yang memberikan inspirasi dan value bagi bisnis dan masyarakat. Fokus yang besar pada industri kreatif merupakan salah satu pendorong majunya atmosfir periklanan Indonesia. Beragam kreatifitas yang mengusung kebijakan lokal mulai dilirik oleh target utamanya, masyarakat.
“Dibentuknya Bekraf adalah pertanda industri kreatif Indonesia digadang menjadi salah satu industri unggulan negeri ini. Kreatif tidak hanya berupa kriya, namun strategi dan ide-ide kreatif turut memajukan perekonomian bangsa. Semakin banyaknya kaum muda yang memilih untuk menjadi pelaku kreatif mengembalikan kejayaan bangsa kita sebagai bangsa yang kreatif dan memiliki cita rasa budaya yang tinggi," kata Ricky Pesik dari Bekraf

Charlie Azis, Ketua P3I menambahkan, sesuai dengan permintaan dari berbagai kalangan, pihaknya akan mengemas Citra Pariwara tahun ini dengan sedikit berbeda. "Kami tidak hanya fokus pada ajang kompetisi dan pameran kinerja, namun juga memberikan kesempatan bagi pelaku periklanan untuk belajar sesuatu yang berbeda," ungkapnya. Jadi bukan hanya penjurian dan pameran saja, juga menampilkan kelas-kelas MasterClass dimana para peserta dan pengunjung dapat memilih topik yang mereka inginkan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)