RFB Kucurkan Rp10 Miliar Berekspansi ke Yogyakarta

RFB buka kantor cabang di Yogyakarta. (Foto : Dok RFB).

PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), perusahaan pialang berjangka di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK), memperluas pasar ke Yogyakarta seiring dengan pembukaan kantor cabang RFB di Malioboro City, Sleman, Yogyakarta. Ini merupakan kantor cabang ke-9 yang menyedot total investasi  Rp10 miliar. Investasi itu dialokasikan  Rp 5 miliar untuk pembangunan infrastruktur kantor dan sisanya untuk modal kerja.

Direktur Bisnis RFB, Teddy Prasetya, saat dihubungi SWA Online di Jakarta, Selasa (7/8/92018), mengungkapkan Yogyakarta adalah salah satu kota dengan wilayah agraris yang luas serta memiliki pertumbuhan ekonomi pesat. Selain itu, kota ini memiliki lebih dari 35.900 investor potensial berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia. “RFB tertarik untuk melakukan ekspansi, karena para pelaku pasar modal adalah salah satu target market dari investasi komoditas berjangka. Kami ingin berkontribusi dalam memperkuat eksistensi pasar PBK di Indonesia sekaligus memberi kesempatan kepada generasi muda di Yogyakarta untuk menjadi pialang handal dan profesional,” papar Teddy.

Upaya ekspansi pasar RFB lewat kantor cabang terbaru ini juga tidak lepas dari besarnya potensi industri pialang berjangka di Tanah Air. Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan, industri PBK di Indonesia dalam tiga tahun terakhir ini mengalami pertumbuhan dengan peningkatan volume transaksi sebesar 6,40% pada 2016 dan 0,48% di tahun 2017. Kemudian pada semester I-2018 tumbuh 30,15% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. “Industri PBK sedang berkembang seiring dengan peningkatan volume transaksi baik bilateral maupun multilateral. Kepercayaan masyarakat serta minat pelaku usaha terhadap PBK juga mulai meningkat,” ujar Direktur Utama BBJ, Stephanus Paulus Lumintang.

Sepanjang semester I tahun 2018, RFB membukukan kinerja cemerlang. Secara nasional pertumbuhan jumlah nasabah baru RFB meningkat sebesar 27,16% atau bertambah sebanyak 1.311 nasabah, sehingga saat ini jumlah nasabah RFB mencapai lebih dari 10.000. Dari data volume transaksi RFB hingga akhir Juni 2018, mencapai 615,513 lot, naik 148,86% dibandingkan posisi yang sama di tahun 2017 sebesar 247,332 lot.  Transaksi di produk bilateral atau SPA (Sistem Perdagangan Alternatif)  masih memberikan kontribusi lebih besar  yaitu 434,957 lot dibandingkan produk multilateral sebesar 180,556 lot. Namun, secara pertumbuhan, transaksi multilateral mengalami peningkatan tajam sebesar 585,07% dari semester pertama tahun sebelumnya sebesar 26,356 lot. Sedangkan, transaksi bilateral naik 96,83% dari 220,976 lot di tahun 2017 pada periode yang sama. Dengan pencapaian ini RFB berhasil menempati posisi sebagai Perusahaan Pialang Berjangka Terbaik dengan berada diurutan pertama dalam Top 5 Pialang Berjangka menurut Bursa Berjangka Jakarta atau JFX (Jakarta Future Exchange).

Kepala Cabang RFB Yogyakarta, Dewi Diananingrum, menargetkan 100 ribu lot transaksi dan 300 nasabah untuk tahun pertama Kantor Cabang Yogyakarta. Sementara untuk kinerja perusahaan secara keseluruhan, RFB mematok penambahan 3.000 nasabah baru dan total volume transaksi 1 juta lot di akhir tahun 2018. “Setiap kantor cabang RFB harus memiliki kontribusi terhadap total bisnis perusahaan. Untuk RFB Yogyakarta kami harapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 10% dari total bisnis secara umum dan turut meramaikan pasar PBK di kota pelajar ini. Harapannya masyarakat semakin aware terhadap keberadaaan industri PBK sekaligus meningkatkan keuntungan dari sisi bisnis RFB khususnya,” ujar Dewi.

Selain pembukaan kantor cabang, RFB juga akan melakukan rencana strategis lain di 2018 yakni akuisisi kantor Bestprofit Futures di Malang dan Solid Gold Berjangka di Makassar. Lebih lanjut Teddy menjelaskan, RFB berkomitmen penuh dalam melakukan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan mengenai industri PBK di Wilayah Yogyakarta, misalnya mengadakan pelatihan (workshop) kepada media terkait industri PBK. Direktur Utama KBI, Fajar Wibhiyadi, menambahkan pelaksanaan media workshop dan peresmian kantor cabang RFB di Yogyakarta diharapkan mengedukasi masyarakat dalam memahami transaksi di PBK melalui pialang resmi. “Perusahaan pialang harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait industri perdagangan berjangka komoditi sehingga memberikan image positif kepada masyarakat tentang investasi di perdagangan berjangka komoditi. Tentunya juga bagi industri perdagangan berjangka menjadi lebih dikenal dan dipahami oleh masyarakat” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, RFB juga memberikan apresiasi kepada pejuang veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPC Sleman dan DPC Bantul. Hal ini dalam rangka menyambut Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)