Sinergi Bukopin dan KB Kookmin umtuk Pacu Pertumbuhan Kredit

Rivan A Purwantono Direktur Konsumer Bank Bukopin (kiri), Rachmat Kaimuddin Direktur Keuangan Bank Bukopin (kedua kiri) bersama direksi Bank Bukopin lainnya disela-sela acara Paparan Publik Kinerja Bank Bukopin Triwulan III/2018

Dari hasil paparan kinerja PT Bank Bukopin Triwulan III/2018, Bank Bukopin berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp393 miliar atau meningkat sebesar 12,96% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (Rp348 miliar). Sedangkan laba setelah pajak pada periode yang sama sebesar Rp 327 miliar atau meningkat 63,61% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (Rp 200 miliar).

Diakui Rachmat Kaimuddin, Direktur Keuangan Bukopin, perolehan dana pihak ketiga (DPK) hingga Triwulan III mengalami penurunan sekitar 20,57% year on year (yoy) menjadi Rp 73,96 triliun, sedangkan pada periode sebelumnya sebesar Rp 93,11 triliun.

Ia menambahkan dari sisi penyaluran kredit hingga September 2018, Bank Bukopin menyalurkan kredit sebesar Rp66,97 triliun, sebagian besar disalurkan ke sektor ritel, yaitu UMKM (43,39%) dan konsumer (23,94%), sementara komersial sebesar 32,67%.

Menurut Rachmat, penurunan tersebut disebabkan oleh besarnya penurunan deposito. Hingga September 2018 total deposito menurun 26,78% yoy menjadi Rp 45,733 triliun, padahal periode sebelumnya Rp 62,462 triliun. Penurunan juga terjadi di dana murah yakni giro dan tabungan yang mengalami penurunan sebesar 7,9% yoy dari Rp 30,65 triliun menjadi Rp 28,23 triliun.

Rivan A Purwantono, Direktur Konsumer Bukopin, menambahkan pada semester II/2018 Bank Bukopin akan berkonsentrasi memperkuat bisnis di segmen ritel, termasuk dengan meningkatkan penetrasi pada bisnis perbakan digital, pembiayaan perumahan, dan memacu pendapatan dari fee based income.

Diakui Rivan, sebagai pemegang saham Bank Bukopin, Manajemen KB Kookmin Bank dan Bank Bukopin menyelenggarakan sharing session untuk meningkatkan kapasitas pada bidang perbankan digital dan TI, proses bisnis ritel, dan manajemen risiko. “Proses transfer pengetahun ini merupakan salah satu tahapan dalam memperkuat sinergi antara Bank Bukopin dengan KB Kookmin Bank,” ujar Rivan.

Sebagai bank terbesar di Korea, KB Kookmin Bank mempunyai basis kekuatan pada sejumlah produk, layanan dan infrastruktur.
Manajemen Bank Bukopin menargetkan dapat melakukan sinergi dalam jangka pendek dengan KB Kookmin Bank dalam empat bidang, yaitu pengembangan sistem untuk produk dan layanan kredit konsumer dan UMKM, perbankan digital dan teknologi informasi, bisnis perbankan internasional, serta penyempurnaan manajemen risiko dan kepatuhan.

Fokus utama dari sinergi dibidang ini diantaranya adalah untuk memacu pertumbuhan pembiayaan perumahan, kendaraan bermotor dan UMKM di Bank Bukopin.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)