Strategi Bank DBS Menggandeng Millenial dengan LMS

Untuk merealisasikan semangat 'Live More, Bank Less' yang diusung, Bank DBS meluncurkan platform komunitas berbasis digital: Live More Society (LMS).

Melalui misi ini, bank asal Singapura itu ingin menyuarakan bahwa urusan perbankan tidak hanya berfokus kepada urusan keuangan, tetapi juga erat dengan aspek human interest keseharian individu. Platform ini ditujukan terutama untuk kaum millenial, dengan mengajak anak muda  untuk bergabung.

Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications Bank DBS Indonesia, menjelaskan, platform ini ingin menjadi wadah interaksi sosial bagi komunitas dalam menggali semangat dan passion serta saling menginspirasi.

"Platform komunitas ini menyuguhkan berbagai kisah perjalanan dan inspirasi dari para Hosts, yakni perwakilan millennials yang menekuni bidang tertentu dan menginspirasi millenials lainnya, dan komunitas," ujar Mona.

Lebih lanjut, Mona menerangkan bahwa platform tersebut mengusung 4 pilar, yaitu #LiveSmart yang mengulas cara membuat hidup menjadi lebih mudah dan produktif melalui inovasi, bisnis, ekonomi dan perencanaan keuangan; #LiveAwesome mengulas arti nilai hidup tanpa batas melalui gaya hidup seputar traveling, kuliner, atau fotografi; #LiveKind terkait sumbangsih perubahan positif bagi masyarakat melalui kegiatan kegiatan social entrepreneurship dan volunteer; dan #LiveWell terkait menjalani hidup yang seimbang dan ketenangan melalui jasmani dan rohani yang sehat. "Setiap komunitas bisa bergabung ke platform ini asalkan memiliki 4 nilai tersebut," terangnya.

Saat ini beberapa community leader yang telah bergabung dan mengisi berbagai aktivitas Live More Society adalah Narenda Wicaksono (Dicoding), Kris Wahyudi ( IndoSweatCamp), Ridzki Noviansyah (Pecha Kucha Jakarta), dan Ainin Chomsun (Akademi Berbagi). Bersama keempatnya, Bank DBS melakukan berbagai aktivitas yang mengusung Live More, Bank Less dan menyiarkannya ke konunitas dan masyarakat.

"Sebuah inisiasi dari Bank DBS yang mengajak generasi millenial untuk memaknai hidup secara lebih berarti, menginspirasi, dan memperkaya informasi satu sama lain," ungkap Mona.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)