Survei The TradeDesk Paparkan Tren Unik Konsumen Saat Festival Belanja Online

Perusahaan teknologi periklanan The TradeDesk merilis survei tren belanja online bersama YouGov. Hasilnya, 82% orang Indonesia gemar berbelanja online setidaknya sekali dalam satu bulan. Bahkan, 1 dari 4 diantaranya berbelanja beberapa kali dalam seminggu.

Riset yang disampaikan oleh Country Manager The TradeDesk Indonesia, Florencia Eka juga menghasilkan adanya tiga karakter berbeda diantara pembelanja aktif, yaitu terencana (planned), netral, dan impulsif. "Sebanyak 64% merupakan pembelanja yang terencana, 22% adalah pembelanja netral, dan 14% adalah pembelanja impulsif,” jelas Florencia.

Dari survei ini juga ditemukan pula 2 dari 5 orang Indonesia cenderung memiliki sifat mudah beralih ke brand lain, sementara itu 52% konsumen tertarik mempelajari brand baru selama festival belanja online.

“Ini seharusnya dimanfaatkan bagaimana caranya pengiklan mencoba belajar dan mengetahui untuk menjadi top of mind bagi pelanggan yang sudah ada ada membangun brand loyalty yang lebih kuat,” tambah Florencia.

Selain itu, pengiklan harus bisa mengubah persepsi konsumen agar brand bisa lebih maju daripada kompetitor. Menurut Florencia, artinya pengiklan harus melakukan pengiklanan yang holistik agar bisa mempertahankan pelanggan yang tingkat loyalitasnya lebih rendah. Oleh karena itu, pengiklan harus berinvestasi secara konsisten untuk meningkatkan brand awareness dan mencari kesempatan merebut pelanggan baru.

Cara untuk meningkatkan brand awareness dalam survei ini diungkapkan kini tidak hanya melalui media sosial. The TradeDesk menemukan bahwa OTT merupakan key driver yang potensial bagi konsumen online.

Sebanyak 48% partisipan mengaku mendapatkan banyak informasi produk dan promosi dari iklan di OTT. Pada Maret-Juli, terdapat peningkatan 12% masyarakat yang melakukan me-time di platform OTT.

Survei ini dilakukan pada bulan Juli 2021 kepada lebih dari 2.000 orang responden di seluruh Indonesia. Dengan hasil ini, The TradeDesk memandang perlu adanya automation dan targeting pada konsumen.

Untuk diketahui, The TradeDesk memberikan one stop solution untuk pengiklan agar dapat melakkan pembelian iklan digital secara otomatis hanya lewat satu pintu. “Kami memiliki Programmatic yang memungkinkan pengiklan melakukan real-time bidding (RTB). Sistem ini melihat user yang diinginkan brand lalu mendorong auctions terjadi agar brand membeli space di situs yang dikunjungi user,” tutur Florencia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)