Taiwan Makin Serius Garap Pasar Indonesia

Taiwan Expo 2018 sedang berlangsung di Jakarta Convention Center Senayan. Perhelatan kedua yang diselenggarakan oleh Dewan Pengembangan Eksternal Taiwan (TAITRA) yang  sudah dimulai sejak  29 Maret lalu sebagai bukti keseriusan pemerintah Taiwan menggarap pasar Indonesia dengan terus meningkatkan hubungan baik melalui pameran dagang. Lebih dari 4500 produk dan layanan dari Taiwan hadir dipamerkan di ajang yang berlangsung selama tiga hari ini.

Menariknya, dari pameran kali ini makin banyak pemain yang mengikuti ajang ini, terutama yang terkait dengan makanan atau minuman, sudah membekali diri dengan sertifikasi halal dari Taiwan sendiri atau Malaysia. Mereka sadar, pasar Indonesia mayoritas muslim yang memiliki perhatian tinggi pada kehalanan produk yang digunakannya. Bahkan Taiwan Expo 2018 menyediakan bagian booth khusus Halal Food, khusus untuk para peserta pemeran yang menawarkan produk makanan atau minuman halal.

Salah satunya Taiping Yang Food Factory. Anita Chang yang mewakili perusahaan yang memproduksi mie khas Taiwan dan segala rupa bumbu ini menegaskan bahwa produk-produknya seluruhnya halal. Sambil menunjukkan sertifikasi halal pada kemasan produk mie-nya, Anita mengatakan bahwa pihaknya sudah 4 kali mengikuti pameran di Indonesia. “Kami juga menjual produk yang kami bawa biasanya dan selalu laris. Kami rajin mengikuti pameran karena ingin mendapat partner distributor, walau sampai sekarang belum dapat, kami tetap terus mencoba mengikuti pameran,” ia menerangkan.  Peserta pameran lain yang juga mengklaim produknya halal adalah Siva Organic yang menyediakan berbagai bubuk kunyit, temu lawak dan sebagainya.

Taiwan Expo dianggap sebagai tonggak penting dalam pengembangan hubungan perdagangan bilateral Taiwan dengan negara-negara tetangganya. Langkah ini muncul setelah kebijakan baru negara-negara bagian selatan dari Taiwan untuk menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan dengan mitra negara bagian selatan dari Taiwan baru. Pameran ini tidak hanya menampilkan produk, layanan, dan informasi tetapi juga menciptakan platform untuk Taiwan dan Indonesia dengan kerja sama dan interaksi yang berkelanjutan.

James C.F. Huang, Ketua Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA), menuturkan, dilaksanakannya Taiwan Expo kedua kalinya di Indonesia bukti keseriusan Taiwan menggarap pasar di Indonesia selain tentunya untuk meningkatkan hubungan kedua negara. “Pada pameran ini kami menampilkan inovasi, produk dan layanan paling inovatif di platform B2B & B2C. Dengan berbagi solusi, layanan, dan teknik terbaru yang diterapkan pada bidang-bidang tertentu dari Taiwan.  Taiwan dan Indonesia dapat bekerja sama untuk menciptakan estetika kehidupan terbaik, metropolis yang paling berkembang, dan lingkungan yang inklusif Muslim-ramah,” jelasnya.

Sebelum ini, Taiwan selalu disebut sebagai pasar yang sedang berkembang. Hari ini, ini adalah salah satu pemimpin pasar Asia dalam teknologi tinggi dan produksi, di antara hal-hal lainnya. Ini akan dibuat terlihat melalui 11 Tematik Pavilions dan 10 area pameran dengan 230 peserta pameran yang menampilkan enam tema utama, yaitu Aplikasi Cerdas, Teknologi Hijau, Layanan Medis, Teknik

Pertanian, Hidup Sehat, dan Pariwisata & Budaya. Selain pameran, kegiatan lain seperti Pertemuan Dagang Satu-satu, forum industri transportasi medis dan pintar, pertunjukan Teater Wayang Pili, undian tiket pulang-pergi (Jakarta-Taipei) dan Taiwan Excellence Zumbafest akan berlangsung.

Pada hari terakhir pameran, 'Keunggulan Taiwan Zumbafest' akan diadakan untuk mendorong gaya hidup sehat. Tarian ini akan dipimpin oleh instruktur populer Zumba, Liza Natalia, bersama dengan Yuanita Christiani, juru bicara Taiwan Excellence di Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!