Bangun 4,5G Xperience Zone, Cara XL Axiata Perkuat Ekosistem Data

Bisa dibayangkan betapa luar biasanya jika jaringan data terus ditingkatkan. Contohnya, ketika kita mengunduh aplikasi sebesar 25 MB dengan layanan data 4G hanya dibutuhkan waktu 3 detik, sedangkan dengan jaringan 4,5 hanya dibutuhkan 1 detik saja. Maka tidak heran ekosistem layanan data harus diperkuat dari waktu ke waktu. Inilah yang menjadi fokus XL Axiata di 2017 dengan menyediakan layanan data pita lebar lebih baik lagi.

Sebagai perusahaan yang kini mengukuhkan diri sebagai “Digital Focus Company”, selain memberluas infrastruktur 4G LTE di berbagai daerah, XL Axiata juga kini sudah memperluas layanan 4.5G di kota-kota dengan jumlah pelanggan 4G LTE yang terus meningkat. Dan untuk mendukung itu XL Axiata mengembangkan “4.5G Xperience Zone”. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi ke pelanggan tentang teknologi dan layanan lanjutan dari 4G LTE, sekaligus membentuk ekosistem pendukungnya termasuk dari sisi handset dan device yang mendukung teknologi ini.

“Di sejumlah negara, pasar 4.5G sudah terbentuk dengan pesat seiring dengan pesatnya pertumbuhan kebutuhan layanan data pita lebar kecepatan tinggi. Kami pun yakin, tidak lama lagi kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan internet dengan kualitas yang lebih baik lagi akan terus meningkat. Karena itu, kami mengambil inisiatif untuk terus memperkuat ekosistem layanan Data melalui 4.5G Xperience Zone ini, sebagai bagian dari kesiapan untuk menyongsong kebutuhan pelanggan di masa mendatang,” ujar  Sr. Advisor XL Center & Postpaid XL Axiata, Rashad Javier Sanchez.

Apalagi saat ini pertumbuhan pemakaian data pelanggan XL Axiata khususnya 4G semakin meningkat. Jumlah pengguna smartphone di XL menjadi 63 persen di tahun 2016, naik dari 42 persen di tahun sebelumnya. Selain itu, konsumsi data per pelanggan juga meningkat pesat didorong tumbuhnya layanan video streaming. Fasilitas 4.5G Xperience Zone yang disediakan oleh XL Axiata bertempat di gerai XPLOR dan XL Center yang berada di sejumlah kota di berbagai daerah di Indonesia. Di tempat-tempat tersebut telah dilengkapi dengan 4.5G Ready BTS sehingga masyarakat bisa datang untuk mengetahui dan merasakan pengalaman berada di jaringan 4.5G. BTS 4.5G Ready ini dilengkapi dengan beberapa teknologi teknologi pendukung 4.5G yaitu 4×4 MIMO, Modulasi 256 QAM, dan Carrier Aggregation (CA).

Menggunakan sarana 4.5G Xperience Zone tersebut, XL Axiata juga menyediakan layanan edukasi tentang 4.5G kepada masyarakat luas. Terdapat pajangan (display) beberapa gawai yang sudah mulai mendukung beberapa teknologi 4.5G ini. Masyarakat juga bisa mencoba layanan 4.5G bila smartphone-nya sudah mendukung salah satu atau beberapa teknologi 4.5G ini atau bisa juga mengaksesnya melalui sinyal WiFi yang dipancarkan dari Terminal 4.5G Xperience Zone.

XL 4.5G Xperience Zone pada tahap awal tersedia di 20 lokasi yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Antara lain ada wilayah Jabotabek sebanyak 8 lokasi, juga di Bandung, Cirebon, Yogyakarta, dan Surabaya. Lalu di luar Jawa ada di Denpasar, Mataram, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Manado, dan Banjarmasin. Pengembangannya lebih lanjut akan mengikuti perluasan layanan 4G ke kota-kota besar lainnya.
Rashad juga menjelaskan ada tiga hal yang akan dilakukan XL Axiata untuk mengakomodasi kebutuhan terhadap kecepatan dan kapasitas layanan Data pita lebar yang akan terus meningkat dalam waktu dekat ini.

Pertama, membangun ekosistem 4.5G di Indonesia, antara lain dengan mengundang penyedia device, baik pabrikan ataupun principal, untuk bisa melakukan testing devices yang akan di luncurkan di Indonesia. Tentunya, tes ini perlu dilakukan di XL 4.5G Xperience Zone untuk memastikan dukungan layanan teknologi pendukung 4.5G di perangkat yang di uji. Saat ini sudah mulai dilakukan testing devices dari beberapa principal dan pabrikan seperti dari Erafone, Netgear, Huawei, dan Askey.

Kedua, mengenalkan arah perkembangan teknologi 4G ke masyarakat, baik pelanggan XL maupan masyarakat pada umumnya. Pengenalan ini antara lain meliputi pengetahuan mengenai teknologi 4.5G, selain juga memberikan pengalaman langsung kecanggihan teknologi mendatang di XL 4.5G Xperience Zone. Dengan mengenal lebih lanjut, maka masyarakat akan mengetahui apa manfaat yang bisa didapatkan dari teknologi terbaru ini dan penyesuaian yang perlu di lakukan dalam pemilihan perangkat yang mendukung layanan 4.5G.

Ketiga, dengan kesiapan pengetahuan masyarakat tentang 4.5G dan ekosistem pendukungnya, XL Axiata juga mendukung visi pemerintah untuk menggelar layanan 4.5G di Asian Games 2018. Seperti sudah diketahui, Menkominfo beberapa waktu yang lalu menyatakan harapannya agar layanan 4,5G sudah bisa dioperasikan secara maksimal untuk mendukung hajatan olahraga terbesar di Asia tersebut, di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Jakarta dan Palembang telah ditetapkan menjadi lokasi penyelenggaraan cabang-cabang olahraga Asian Games.

XL Axiata juga terus memperkuat infrastruktur pendukung layanan 4,5G. Tahun 2017 ini, managemen XL Axiata juga telah menganggarkan dana belanja modal (capex) sebesar sekitar Rp 7 triliun. Alokasi belanja modal tersebut sesuai dengan fokus XL Axiata di tahun 2017 ini, yaitu memperluas dan meningkatkan jaringan 4G. Pada tahun ini XL Axiata akan membangun sekitar 17 ribu BTS 4G di berbagai daerah. Pada skala kota, XL Axiata mentargetkan akan mengembangkan terus layanan 4G ke lebih dari 330 kota di berbagai daerah, termasuk di luar Jawa. Saat ini, cakupan layanan 4G dari XL Axiata telah mencapai sekitar 53 persen populasi Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Penjualan 187 Unit Rumah Napoli Ludes Sehari

Berdasarkan prediksi para pakar properti, tahun 2017 adalah merupakan momen pergerakan pasar properti di Indonesia, di mana minat pasar properti...

Close