Datacomm Datacenter Federation Berada di Tiga Kota

Menurut sebuah riset dari Cisco, diprediksi bahwa di tahun 2020 akan ada 50 miliar perangkat yang terhubung ke internet dan cloud service. Dengan semakin banyaknya penggunaan perangkat yang terhubung ke internet ini, akan semakin banyak data yang dihasilkan. Untuk itu akan diperlukan semakin banyak Datacenter yang akan digunakan untuk menempatkan server dan storage guna mendukung layanan aplikasi perangkat-perangkat tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, maka PT Datacomm Diangraha melalui divisi Datacomm Cloud Business (DCB), mengumumkan, peluncuran produk terbarunya yaitu Datacomm Datacenter Federation (DDF) di Jakarta, hari ini (9/4/2017). DDF ini akan berbeda dari data center konvensional yang sudah ada. DDF akan menawarkan data center yang distributed, scalable dan fault tolerant.

Manajemen Datacomm Dian Graha saat peluncuran Datacomm Datacenter Federation di Jakarta.

Data center yang ditawarkan berada di tiga lokasi yaitu Jakarta, Bandung dan Medan. Dengan mengacu pada standar TIA 942, semua data center Datacomm akan memiliki Rated-3 (Concurrently Maintainable). Data center tersebut memiliki komponen-komponen yang redundant seperti UPS, Power, sistem pendingin, dan tingkat availability 99.98%.

DDF juga didukung dengan sistem Datacenter Operation Standard yang terdiri dari ISO 20000 untuk best practice Information Technology Infrastructure Library (ITIL), service management ISO 27001 untuk Information Security Management dan ISO 9000 untuk Quality Management yang semuanya sudah terakreditasi dari BSI.

Menurut Sutedjo Tjahjadi, Managing Director Datacomm Cloud Business, DDF ini akan memiliki beberapa fitur tambahan (add on) seperti High Capacity Connectivity ke local internet exchange, International Cloud Exchange Connectivity yang bisa menghubungkan secara private ke service cloud seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dll. Juga Clean Internet Protection yang akan memproteksi trafik internet dari serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Dan apabila customer membutuhkan layanan Security Professional, Datacomm juga memiliki tim Cyber Security yang akan siap membantu.

Ke depan, Datacomm akan memperluas lokasi data center di seluruh Indonesia dan akan mengintegrasikan 10 sampai 15 data center. Dengan DDF ini, Datacomm akan menjadi point of contact dan akuntabilitas untuk mencapai Service Level Agreement (SLA) customer. Dan semua customer akan mendapakan pelayanan yang sama di seluruh data center tersebut.

Datacomm Cloud Business adalah divisi bisnis dari PT Datacomm Diangraha yang berfokus pada opportunity bisnis cloud di Indonesia. Datacomm telah memiliki komitmen jangka panjang untuk menggairahkan adopsi pasar Cloud Computing karena percaya bahwa teknologi akan medongkrak ekspansi ekonomi Indonesia lebih jauh lagi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Perluas Sayap Bisnis, Schindler Bangun Knowledge Centre terluas di Asia Tenggara

Schindler, perusahaan lift dan eskalator global, telah memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2000 dan membuka knowledge terbesarnya di Asia Tenggara....

Close