DÄV Sebarkan 10.000 Perangkat Teknologi Interaktif di Indonesia

Partnership DAV dengan ESIM Technology asal China dalam acara Disrupto 2018 di Plaza Indonesia, (23/11). (dok. WIR Group)

DÄV adalah solusi media cerdas dengan menggabungkan teknologi interaktif terbaru seperti augmented reality, kecerdasan buatan (A.I), virtual reality dan IoT yang memungkinkan bisnis untuk terlibat dalam cara yang unik kepada konsumen sehingga lebih bertarget, dengan kemampuan untuk mengukur kinerja mereka.

Diluncurkan pada bulan Agustus 2015, DÄV, dengan teknologi yang dipatenkan, telah bermitra dengan jaringan ritel seperti seperti Alfamart, Indomaret, Lawson, dan Watson, dan melayani merek lokal & global seperti Unilever, Garudafood, Otsuka, P&G dan banyak lainnya. Perangkat DÄV telah digunakan hingga 4.000 perangkat di seluruh negara, dan perusahaan ini adalah bagian dari Unilever’s Foundry.

Di era ini, penetrasi e-payment dan e-commerce masih sekitar 27% di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. DÄV 2.0 hadir memberikan solusi O2O untuk memperluas jangkauan transaksi online di pasar offline. “Oleh karena itu, DÄV tidak hanya memberikan solusi informasi dan promosi dengan mengunakan teknologi AR dan A.I kepada pelanggan yang dituju, tapi juga menawarkan solusi transaksi online. Bersama mitra, kami akan menyebarkan 10.000 unit pertama pada tahun 2019,” kata Jeffrey Budiman, CEO DÄV.

Sekarang, DÄV bekerja sama dengan Esim Technology Co., Ltd. yang berbasis di Shanghai. Teknologi Esim sendiri berspesialisasi dalam teknologi smart card yang komprehensif dari solusi sistem aplikasi untuk teknologi perangkat pembaca.

"Kami percaya bahwa melalui kemitraan ini, terutama dengan menggabungkan keahlian teknologi kami, generasi DÄV berikutnya akan sukses dalam memberikan kemudahan kepada massa." Kata Stephen Zhang, CEO Teknologi ESIM.

Sedangkan afiliasi Esim di Indonesia sendiri adalah Idpay atau PT IDPAY Asia Jaya yang merupakan penyedia perangkat keras dan produk perangkat lunak terintegrasi di Indonesia.

DÄV dengan ESIM berharap untuk memiliki dampak positif pada konsumen di Indonesia dengan menyediakan berbagai alat pengembangan baru. Salah satu fitur misalnya, misalnya, pria berusia 30 tahun akan mendapatkan iklan yang sesuai dengan profilnya, sehingga pemilik merek dapat menemukan target yang lebih tepat.

Editor:  Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)