Diluncurkan Maret 2016, T-Bike Terpasang di 3.000 Motor Lebih

Pernah lupa posisi meletakan kendaraan kita di parkiran? Jika ini terjadi pada pengguna motor roda dua, makin merepotkan. Butuh waktu lama untuk menemukan motor  terlebih jika jumlah motornya banyak sekali dan area parkirnya luas. Untuk itu, Telkomsel mengembangkan T-Bike sebagai asisten pengendara cerdas dengan fitur lengkap seperti memonitor dan memandu lokasi, kecepatan dan area berkendara sepeda motor, serta mengendalikan akses mesin sepeda motor dari aplikasi di ponsel cerdas berbasis Android dan iOS.

Alfian Manullang, GM M2M Product Development PT Telkomsel, menuturkan T-Bike merupakan produk M2M (machine to machine) lanjutan dari T-Drive yang ditujukan untuk mobil. Hal ini disampaikan Alfian pada media saat rehat di Cirebon dalam perjalanan Drive Test (Uji Jaringan) 2016 menuju Semarang. "Sejak diluncurkan bulan Maret tahun ini T-Bike sudah terpasang lebih dari 3000 motor," imbuhnya. Bahkan permintaan meningkat terus hingga terjadi antrian pasang.

telkomsel

Bagaimana tidak, didukung oleh sistem GPS yang canggih, T-Bike mampu mendukung operasional dan pengelolaan armada secara real time (tracking & fleet management), efisien, pelaporan detail perjalanan, pembatasan wilayah operasional (geofencing) dan pembatasan kecepatan (speed limit).

T-Bike diklaim memiliki dua keunggulan utama, yakni fitur yang lengkap dan cara pemasangan yang mudah dan cepat. Fitur T-Bike diantaranya memonitor dan memandu lokasi, kecepatan dan area berkendara sepeda motor, serta mengendalikan akses mesin sepeda motor dari aplikasi di ponsel cerdas guna meningkatkan kenyamanan bikers dalam berkendara.

Instalasi T-Bike pada kendaraan sepeda motor bermesin injeksi bisa dilakukan dengan cepat dan mudah karena dengan plug-in device, tidak perlu lagi dilakukan pemotongan kabel dan tidak akan menguras baterai kendaraan.

Aplikasi T-Bike ini juga dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat juga mendorong perilaku berkendara yang baik di seluruh kalangan masyarakat. Seperti ketika digunakan oleh keluarga dan anak remaja, T-Bike dapat memantau dan mendampingi mereka dalam berkendara sehingga memberikan rasa aman bagi anggota keluarga mereka .

Telkomsel terus memperluas lokasi penjualan aplikasi otomotif T-Bike, dimana saat ini bikers bisa mendapatkan motor tracker T-Bike di 72 dealer (outlet), berjuluk T-Bike Corner di Area Jabotabek & Bandung. Targetnya Juni ini sudah dikembangkan ke wilayah Sumatera dan wilayah luar Jawa lain.

Saat ini T-Bike dapat diperoleh dengan harga Rp 750 ribu untuk pelanggan ritel di wilayah Jabodetabek, itu sudah termasuk garansi dan paket data selama setahun. Harga T-Bike tersebut, menurut Alfian, jauh di bawah motor tracker merek lain yang rata-rata memiliki harga Rp 1,5 juta.

T-Bike sebagai sebuah bentuk aplikasi internet of things (IoT) yang hadir sebagai bentuk dukungan Telkomsel dalam penerapan Smart City di Indonesia, di mana penyelenggaraan Smart City dilakukan dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam segala aspek, termasuk transportasi, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kotanya. Telkomsel akan terus mengembangkan T-Bike, sehingga ke depannya aplikasi ini dapat memberikan kegunaan lebih kepada pengendara seperti grup komunitas dan touring, dalam hal analisa penggunaan bahan bakar, informasi navigasi motor, serta analisa kinerja kendaraan. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)