Driver Go-Jek Kejar Poin dan Menabung Demi Tiket Guns N’ Roses

Bambang Supriono Hadi Susilo. (Foto : Instgaram Bambang)

Konser Guns N’ Roses yang digelar di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, pada Kamis malam kemarin, memberi kenangan tersendiri bagi Bambang Supriono Hadi Susilo. Mitra pengemudi Go-Jek yang mendapatkan tiket dari bantuan netizen ini adalah salah satu dari ribuan penonton konser Guns N’ Roses. Ia bersama penonton lainnya menggetarkan Stadion GBK lantaran melakukan koor berjamaah ketika Axl Rose dkk memainkan lagu-lagu favorit, semisal Welcome To The Jungle, November Rain, Don’t Cry, Civil War, Live and Let Die atau Paradise City.

Setelah penantian bertahun-tahun, Bambang bisa menyaksikan aksi idolanya di atas panggung. Guns N’ Roses (GNR) yang membawakan 24 lagu di konsernya itu membuat Bambang larut dalam euforia. Ia pun turut menyanyikan lagu-lagu Guns N’ Roses yang mewarnai masa remajanya. Pria kelahiran 41 tahun silam ini sejak masih duduk di bangku SMP menyimpan impian menonton konser Guns N’ Roses. Impian itu ingin dicapai Bambang. Dia menyisihkan penghasilannya membeli tiket konser. “Ngumpulin duitnya cuma 3 hari, sejak  Senin sampai Rabu. Saya menargetkan bisa mencapai target bonus Go-Jek mencapai 30 poin supaya dapat penghasilan bersih Rp 320 ribu per hari,” tutur Bambang saat dihubungi SWAonline di Jakarta, Jum’at (9/11/2018).

Penghasilan bersih itu disimpan semuanya untuk membeli tiket.  “Semua full, saya simpan untuk persiapan nonton konser.  Adapun, kebutuhan istri dan anak, sudah saya siapkan  seminggu sebelumnya, saya berikan Rp 1 juta  kepada isteri untuk kebutuhan selama seminggu ke depan,” ungkapnya.

Bambang mendapatkan lampu hijau dari isterinya untuk menonton konser tersebut.  “Saat saya mau pakai uang hasil narik Go-Jek saya ijin sama isteri,  agar mendapat ridho dari isteri kalau uang sehari-hari mau saya gunakan untuk membeli tiket,” ia menjabarkan. Sang isteri memberikan persetujuan dan mendoakan Bambang agar bisa membeli tiket. Ridho sang isteri ini semakin memotivasi Bambang. Tetapi, dia nyaris tidak bisa membeli tiket karena harganya sudah melambung tinggi hingga Rp 1,5 juta, terutama di tangan calo tiket. Padahal, Bambang menyiapkan dana Rp 1 juta untuk membeli tiket ini. Ia kebingungan dan bersiap-siap mengubur impiannya menonton konser Guns N’ Roses.

Suasana konser Guns N' Roses. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

Tak disangka-sangka, Bambang mendapat kejutan yang tidak diduga dalam benaknya. Sebab, Bambang mendapat tiket gratis atas bantuan Titi, penumpang Go-Jek, yang saat itu diantar Bambang. Ceritanya begini. Setiap hari, Bambang menjelajahi kawasan Sudirman, Thamrin, Blok M, Jakarta, untuk mendapatkan penumpang Go-Jek. Pada Kamis pagi kemarin, Bambang mendapat order di Stasiun Kereta Api Palmerah, Jakarta Pusat. “Setiap harinya saya narik ojol (ojek online) di Jakarta. Setibanya, saya di Stasiun Palmerah itu, saya mendapat order dari Kak Titi itu.  Dan saya meminta bantuan Kak Titi nyariin tiket GNR,” bebernya mengisahkan pengalaman mendapat tiket gratis Guns N’ Roses.

Bambang mengantarkan Titi ke lokasi yang dituju. Setelah mengantar Titi, Bambang ditelepon oleh Titi yang menginformasikan tentang tiket konser Guns N’ Roses.”Saya tanya pada Kak Titi,  berapa harganya?  Kak Titi terdiam sejenak dan mengabarkan saya kalau tiketnya itu gratis,” ujarnya dengan nada riang. Kegembiraan Bambang bukan hanya itu saja. “Impian saya tercapaidan uang untuk jatah isteri ‘gak jadi dibelikan tiket, akhirnya saya mengembalikan uang untuk membeli tiket itu buat isteri, karena itu adalah haknya isteri,” sebut Bambang.

Momen-momen kegembiraan Bambang di konser Guns N' Roses diunggah di akun Instagram-nya @abenk_1915. Ia berada di barisan penonton bagian depan panggung, yakni di sisi kanan,  agar bisa menyaksikan lebih dekat aksi Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan, personil di formasi klasik GNR. Konser yang diberi tajuk Not in This Lifetime Tour ini berdurasi 3 jam. Jakarta merupakan kota pembuka dari konser di Asia. Konser di Jakarta ditutup lagu Paradise City. Di penghujung lagu ini, kertas berwarna merah-putih bertebaran seolah-olah menyimbolkan kemeriahan dan kegembiraan penonton, termasuk Bambang. “Saya senang banget,” pungkas Bambang. (*)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)