Innovator Forum 2013 Dorong Sinergi antar Pemangku Kepentingan Inkubasi Teknologi

Sebagai organisasi non-profit yang memiliki visi untuk menjadi lembaga yang andal dalam memfasilitasi pengembangan dan penyebarluasan inovasi, teknologi tepat guna dan kewirausahaan berbasis teknologi untuk peningkatan kehidupan masyarakat, Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) menggelar ‘Innovator Forum 2013’ di Hotel Bidaraka, Jakarta pada tanggal 10-11 Oktober 2013.

Acara yang dibuka oleh, Sandiaga Uno,  Ketua Dewan Pembina INOTEK, diharapkan dapat menjadi wadah berdiskusi dan berbagi praktik dan pengalaman serta mengangkat isu-isu utama dalam mengembangkan ekosistem pendukung bagi usaha pemula, kecil dan menengah yang berbasis IPTEK. Dari acara ini diharapkan dapat terjalin kemitraan terpadu antar pemangku kepentingan yang dapat mempercepat perkembangan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

InnovatorForum

Beberapa hal yang dibahas dalam acara ‘Innovator Forum 2013’ adalah bagaimana mengembangkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UKM berbasis IPTEK di Indonesia, pengembangan kapasitas dan akses permodalan untuk UKM berbasis IPTEK, akses pasar internasional untuk UKM berbasis IPTEK, dukungan terhadap inventor muda berbasis IPTEK, dan inovasi teknologi dan CSR dan bisnis inklusif.

Sebagai bagian dari ‘Innovator Forum 2013’, INOTEK bekerja sama dengan The Lemelson Foundation meluncurkan ‘Kompetisi Bisnis Untuk UKM Berbasis Teknologi’ yang berfokus pada Teknologi Hijau (green technology) dan Energi Terbarukan (renewable energy) guna merangsang semangat para teknopreneur untuk terus berkarya menciptakan produk-produk berbasis teknologi yang ramah lingkungan, bermanfaat bagi masyarakat luas sekaligus memiliki nilai komersial tinggi. Kompetisi yang diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke 20 The Lemelson Foundation ini akan menjaring 3 pemenang yang berhak atas hadiah sebesar US$ 10 ribu, sementara seluruh finalis akan mendapat bantuan pendampingan untuk perencanaan bisnis dan pengembangan usahanya.

Sehubungan dengan hal ini menurut Diyanto Imam, Direktur Eksekutif INOTEK, “Sudah jelas bahwa kita tidak dapat mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi dengan pendekatan business-as-usual. Usaha pemula, kecil dan menengah berbasis IPTEK yang ramah lingkungan dan berdampak sosial positif berpeluang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi, inovasi dan juga pintu gerbang menuju pasar masa depan”. (EVA)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)