Maskoolin Ingin Jadi Panduan Pria Bergaya

Mengincar pasar fashion khusus pria, PT Rocktokom Ritel Busana meluncurkan website baru Maskoolin.com sebagai platform panduan pria dalam bergaya sekaligus untuk berbelanja. Peluncuran website ini adalah pertama kalinya dibuat oleh PT Rocktokom Ritel Busana untuk Maskoolin setelah didirikan sejak tahun 2012.

Maskoolin

Startup yang didirikan oleh Ilham Syafriadi, Kristian Harahap, Errol Widhavian dan Mustafa Kemal ini mendapat pendanaan dari Grupara di tahun 2013 dan tahun 2015 kembali meraih dana dari Indra Djokosoetono, saelah satu owner dari Blue Bird Group.

Adapun tujuan diluncurkannya website Maskoolin versi baru ini adalah untuk memudahkan pengguna dalam mencari barang yang dibutuhkan dalam waktu sesingkat mungkin. Perbedaan ini dapat dilihat dari tampilan website, konten yang lebih bervariasi dan terstruktur, serta fitur custom personalization.

Awalnya Maskoolin hadir dengan konsep flash sale yang menjual produk diskon dari brand lokal. Layanan ini kemudian berkembang menjadi konsep aggregator, di mana Maskoolin mengumpulkan dan mengkurasi produk dari brand atau retailer yang sudah memiliki website e-commence masing-masing.

Beberapa supplier antara lain adalah Brodo, Fabelio, Monstore dan Goods Dept. Tidak hanya produk lokal saja, Maskoolin juga menyediakan produk dari brand internasional seperti Nike, Fred Perry, Bellroy, Briston Watches dan beberapa brand lain. “Kami menggunakan personalization engine sehingga setiap user yang sign up di Maskoolin mendapatkan pengalaman unik yang berbeda sesuai dengan style dan karakter mereka masing-masing,” ujar CEO Maskoolin Ilham Syafrialdi di Freeware Spaces, Kemang, Jakarta, (27/5).

Maskoolin menjadi penghubung antara supplier dan customer yang selama ini terdapat missing link. “Kami berupaya menjadi penghubung dengan mengedukasi pengguna dan memberikan alasan kenapa mereka harus membeli suatu barang atau produk. Menurut data kami, retensi dari pengguna Maskoolin tidak hanya berasal dari diskon yang diberikan, namun lebih kepada user experience dimana Maskoolin menjadi personal curator mulai dari pilihan gaya berpakaian, kurasi konten berdasarkan kesukaan dan tentu produk yang sesuai dengan budget konsumen,” kata Ilham.

Dengan tagline “What Makes a Man”, Maskoolin mengklaim terdapat 220 ribu kunjungan ke website dengan 380 pageviews per bulan. Adapun 90% pengunjung adalah pria dengan rentang usia 18-35 tahun. Melihat perkembangan e-commerce, Maskoolin tidak hanya fokus dalam menjual produk, tetapi juga memberikan informasi seputar fashion, grooming, hingga lifestyle. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)